2 Nenek Tidak Mampu di Samangraya – Citangkil Butuh Bantuan untuk Pengobatan

CILEGON – Nurhayati (63) dan Supriyatmi (64) warga Link Warung Juwet RT 01 RW 02, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, yang terkategori sebagai warga tidak mampu ini, membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari para dermawan dan juga Pemerintah.

Pasalnya, kedua nenek tersebut saat ini mengidap penyakit serius yang membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit.

Diketahui, Nenek Nurhayati mengidap penyakit jantung, dengan gejala sesak napas dan pembengkakan perut dan kakinya, yang membuat nenek Nurhayati hanya bisa tergolek lemah di tempat tidur. Sedangkan nenek Supriyatmi, mengalami kebutaan yang menyebabkan untuk berjalan saja dia harus dibantu oleh cucunya.

Dari keterangan anak dari nenek Nurhayati, Ayu, ibunya tersebut mengalami penyakit jantung sesak napas, perut buncit dan pembengkakan pada kakinya sudah hampir setahun. Karena tidak punya biaya untuk berobat ke Rumah Sakit, terpaksa pengobatan dihentikan.

“Seminggu yang lalu (Nenek Nurhayati – red) baru pulang dari RSUD, itu juga pulang paksa karena keterbatasan biaya. Kata keterangan dokter RSUD, ibu saya mengidap penyakit jantung yang menyebabkan pembengkakan pada kakinya,” ujar Ayu saat di temui di rumahnya Minggu (29/1).

Ayu mengaku, keluarganya sudah berupaya mengobati ibunya, bahkan untuk biaya berobat sampai pinjam uang ke tetangga. Karena keterbatasan biaya, ia berharap bantuan dan uluran tangan dari pihak lain.

“Saya sih berharap ada bantuan dari pihak lain,” ujarnya dengan nada sedih.

imageSementara Supriyatmi yang mengidap penyakit pada matanya yang menyebakan tidak dapat melihat juga berharap ada bantuan dari pihak lain.

Supriyatmi juga mengaku tidak punya biaya untuk biaya berobat, sehingga terpaksa memendam keinginan berobat hanya di dalam hati saja.

“Keinginan untuk berobat sih ada, tapi karena tidak ada biaya terpaksa saya hanya diam saja sedangkan suami saya sudah lama tidak bekerja sedang anaknya hanya seorang janda. Dulu sebelum mengidap penyakit saya yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga tapi semenjak terkena penyakit saya tidak bekerja,” ujarnya sambil memperlihtakan matanya.

Supriyatmi juga berharap penyakit yang dideritanya agar cepat sembuh dan juga mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari Pemerintah agar dirinya bisa bekerja lagi menjadi asisten Rumah tangga.

“Saya berharap ada bantuan dari pihak lain baik perorangan maupun Pemerintah,” harapnya. (*)