Ada Bedolan Bendung Pamarayan, 4 Kecamatan di Lebak Darurat Air Bersih

LEBAK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lebak Tirta Multatuli menghimbau bahwa untuk empat hari kedepan pasokan air bersih di wilayah Lebak akan dimatikan, hingga proses bedolan dan perbaikan Bendungan Pamarayan selesai dilakukan.

Dikatakan Oya Masri, Dirut PDAM Tirta Multatuli, bahwa beberapa wilayah di Lebak seperti Kecamatan Kota Rangkasbitung, Warunggunung dan Cibadak akan mengalami pemutusan pasokan air bersih. Penghentian tersebut dilakukan secara global lantaran pasokan dari instalasi air bersih sudah habis.

“Kita tidak bisa melayani pasokan air bersih untuk empat hari kedepan, instalasi kami tidak memiliki ketersediaan air untuk dialirkan ke pelanggan, ada bedolan dan sedikit perbaikan di Bendungan Pamarayan, sampai proses tersebut selesai makanya kita matikan untuk beberapa hari kedepan, kita juga sudah menyosialisasikan sebelumnya, baik melalui selebaran, wawar menggunakan mobil keliling, dan penyampaian melalui medsos dan WA,” kata Oya Masri saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lebak, Jumat (13/10/2017).

Sementara itu menurut Oya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bisa menggunakan air tangki di luaran, atau bisa meminta bantuan kepada yang memiliki sumur bor atau pompa air untuk benerapa waktu kedepan.

“Targetnya sih sekitar empat hari kedepan, namun kita prediksikan ini bisa satu minggu, syukur syukur sih cepet selesai, tapi yang dikhawatirkan selama empat hari tidak ada air maka seluruh pipa akan mengalami pengosongan, dan kalau pun dalam empat hari sudah pulih otomatis air tersebut akan mengisi seluruh pipa yang ada, sedangkan pipa pipa instalasi itu tersebar ratusan meter, akan lambat penggunaannya, karena air tersebut harus berjalan mengisi pipa pipanya terlebih dahulu, kemunginan bisa satu minggu, air kan bukan seperti listrik, jika mati tidak ada pengurangan ke kabel nya, dan kalau pun sudah nyala itu akan lansung bisa digunakan,” jelasnya.

Pihak PDAM berharap agar bedolan dan perbaikan Bendung Pamarayan bisa segera selesai, dan terkait matinya pasokan air ke pelanggan pihak PDAM meminta maaf kepada ribuan pelanggan untuk dapat memakluminya.

“Semoga ini bisa cepat diatasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Iis pemilik Warung Makan di sekitar Kota Rangkasbitung mengeluh akibat pasokan air bersih mati.

“Iya butuh banget sih pak tapi mau gimana lagi, kalau sudah seperti ini, terpaksa harus pakai air galon, cuman pengeluaran selama empat hari kedepan agak bertambah besar,” pungkasnya. (*/Nana Sofyan).