Air Panas Senang Hati, Destinasi Wisata “Masih Perawan” di Malingping Lebak

LEBAK – Potensi wisata di Kabupaten Lebak terutama di wilayah selatan ini ternyata cukup melimpah, mungkin tak banyak yang tahu, di sini banyak terdapat tempat yang cukup eksotis dan bisa dijadikan destinasi alternatif saat berakhir pekan.

Salah satunya pemandian air panas yang berada di Desa Senang Hati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Memang masih banyak yang belum mengetahui keberadaannya, apalagi tempat ini belum dikelola dengan baik.

Sumber mata air panas tersebut berada di tengah lahan milik Perum Perhutani. Jika dikelola dengan baik, bisa jadi lokasi ini tidak kalah menariknya dengan objek wisata serupa. Seperti di Cisolong Padeglang ataupun Ciater di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Untuk menuju ke lokasi air panas ini sangat mudah, meskipun tidak ada petunjuk arah, tapi kita bisa bertanya pada warga sekitar.

Jarak tempuh menuju mata air panas sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Malingping. Akses jalan menuju kawasan tersebut pun sudah lumayan bagus. Berwisata ke tempat ini kita akan disuguhi oleh pemandangan yang sangat luar biasa, pepohonan yang rindang dan udara yang belum tercemari, sangat sejuk untuk dihirup.

Selain pepohonan dengan ukuran besar di kanan kiri jalan dengan suguhan jalanan yang berkelok, naik turun. Burung-burung hutan beterbangan dengan liarnya. Pemandangan seperti ini mungkin tidak akan dijumpai di pusat kota.

Rudi (23), seorang aktivis, yang sering berkunjung ke lokasi air panas ini, mengatakan, mata air panas ini sudah ada sejak lama, bahkan bisa disebut, mata air panas ini kategori mata air purba. Hal tersebut ia ketahui dari kakeknya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi tersebut.

“Mata air panas ini sudah lama ada. Mungkin zaman kakek buyut saya,” ujar Rudi, Jumat (5/1/2018).

Ia menjelaskan, selama ini lokasi air panas tersebut sering dikunjungi wisatawan, yang berlibur, maupun yang sengaja ingin mandi di tempat ini.

Menurut dia, sebenarnya sumber mata air panas ini bisa jadi objek wisata terkenal. Saat ini saja, setiap pagi, sore dan hari libur banyak pengunjung yang datang ke lokasi pemandian ini. Namun karena tempatnya belum dikelola dengan maksimal, belum ada pendapatan yang bisa diambil dari lokasi wisata tersebut.

“Di lokasi ini tidak ada yang mungut biaya apapun, karena mungkin tempat ini belum dikelola dengan baik,” imbuh Rudi.

Harapan Rudi, pemandian air panas ini bisa menjadi objek wisata yang dikelola dengan baik. Melihat potensinya cukup besar. Jika sudah dikelola, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian warga di sekitar lokasi pemandian ini.

Suasana Pemandiann Air Panas Senang Hati yang masih Alami dan Asri / dok

Sementara itu, Kepala Desa Senang Hati, Endang mengatakan, pihaknya tinggal menunggu kucuran dana dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, yang rencananya akan turun pada tahun 2018 ini, untuk mengembangkan lokasi tersebut agar menjadi sebuah objek wisata.

“Kami tinggal menunggu dana yang rencananya akan diturunkan tahun ini, untuk pelaksanaan pihak pariwisata kerjasama dengan Perum Perhutani dan juga desa, pengerjaan akan dilaksanakan oleh pihak kontraktor,” ujar Edang saat di konfirmasi lewat telepon genggamnya. (*/Asep Malingping)