Akademisi dan Aktivis Menilai Visi Misi Kandidat Pilgub Banten Belum Pro Pendidikan

POLITIK SERANG

SERANG, FB – Akademisi Untirta Gandung Ismanto, dan Direktur Eksekutif Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Banten Ari Setiawan, menilai para calon gubernur dan wakil gubernur Banten belum menunjukkan adanya ketajaman visi misi dan program yang pro terhadap dunia pendidikan, yang ditawarkan dalam kampanye Pilgub Banten 2017 kali ini.

Hal ini ditegaskan Gandung dan Ari usai melakukan diskusi bersama beberapa aktivis mahasiswa, akademisi dan stake holder di bidang pendidikan di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Serang, Senin kemarin 14 November 2016,

Secara umum dijelaskan Ari Setiawan, seharusnya visi misi kedua kandidat memprioritaskan dunia pendidikan yang saat ini masih jauh tertinggal dengan daerah lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat.

“Dunia pendidikan harus menjadi prioritas gubernur kedepan mengingat wajah pendidikan kita terutama di wilayah Selatan Banten seperti Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Serang masih SD sampai SMP. Hal ini harusnya menjadi prioritas pembangunan bagi calon pemimpin Banten ke depan,” ujar Ari.

Akademisi Untirta Gandung Ismanto juga mengaku belum melihat visi dan misi kedua pasangan calon secara khusus merinci masalah pendidikan sebagai skala prioritas pembangunan Provinsi Banten dalam lima tahun kedepan.

“Salah satu masalah yang paling kompleks dan memdasar yang dihadapi Banten adalah pendidikan, namun sayangnya visi misi kepala daerah meski telah menyinggung soal pendidikan, tapi pemetaan masalahnya itu tidak tergambarkan secara jelas, sehingga ketika dimanifestasikan kedalam kebijakan, anggaran misalnya itu jadi tidak memihak,” ujarnya.

Bukan saja statement akan memprioritaskan masalah pendidikan menjadi fokus pembangun kedepan, namun mapping masalah dan solusi pun seharusnya juga dipaparkan oleh kedua kandidat tersebut.

“Visi pendidikan itu harus diletakkan secara tepat dengan memetakan masalahnya, jadi bukan hanya statement umum bahwa akan memprioritaskan pendidikan, tetapi apa yang akan dilakukan untuk mengentaskan masalah pendidikan termasuk masalah mikro seperti kekurangan guru,” imbuh Gandung.

Hal lain dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, menurut Gandung, kedua calon gubernur dan wakil gubernur harus juga menganalisis yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah.

“Masalah orientasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Banten, bahwa Banten Selatan akan menjadi pertambangan dan Banten Utara jadi daerah industri dan saya tidak melihat itu di visi misi kedua calon,” pungkasnya. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *