Akibat Gempa, Bangunan SDN Citeureup, Pandeglang Rusak

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Akibat gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu, Sekolah Dasar Negeri Citeureup 6 tepatnya di Kampung Jalupang, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dengan jumlah siswa sebanyak 79 orang dan 7 ruang belajar semuanya mengalami retak dan pecah yakni bagian Pondasi bawahnya bergeser, Dinding, Plapom, Tiang Penopang, lantai keramik retak secara horizontal sekitar 1-2 cm serta bagian genteng yang berjatuhan.

Dede Mardiah, Kepsek SDN Citeureup 6 mengatakan dengan kondisi bangunan seperti ini pihaknya meminta kepada Dinas terkait untuk segara diperbaiki akan tetapi kalau ada lokasi yang bagus pihaknya minta dipindahkan sekolahnya, lantaran tanah yang ditempat sekarang sangat labil.

“Iya semuanya ada 8 ruangan satu diantaranya ruang perpustakaan dan 7 ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar, namun kondisinya 7 ruangan tersebut yang digunakan hanya 4 ruangan karena kondisi 3 ruangan mengalami retak-retak yang sangat parah, takutnya ketika diisi oleh siswa pada saat belajar tiba-tibaj roboh, maka dari itu kami tidak memakai ruangan tersebut,” katanya.

Ia menerangkan, memang tiga bangunan ruang kelas pernah di rehab pada 2011, namun sekarang sudah rusak, dan untuk empat ruang belajar mendapatkan rehab 2012, dan 2014 dibangun perpustakaan untuk para siswa SDN Citeureup 6.

“Jadi semua ruangan ada 8, satu ruang perpustakaan, 7 ruang kelas yang salah satunya dijadikan ruang guru,” terangnya.

Mas Yadi Suryadi, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Panimbang mengatakan bahwa dinas terkait untuk segera menangani dan memperbaiki bangunan SDN Citeureup 6, karena kondisi saat ini sangat memprihatinkan, kalau tidak segera diperbaiki maka sekolah tersebut akan ambruk.

“Pihaknya meminta kepada dinas terkait khusuanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang, dan untuk sementara siswa akan di ungsikan pada ruangan yang relatif aman,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, apalagi sekolah tersebut sebentar lagi akan menghadapi perbekalan untuk Ujian Nasional, sementara ini ruangan yang rusak parah yakni ruang kelas 4,5 dan 6. Ia menyarankan kepada pihak sekolah bahwa peserta didik jangan dulu untuk mengisi ketiga ruang tersebut dikhawatirkan kondisi bangunan tersebut ambruk.

“Untuk sementara ini siswa-siswi tidak boleh mengisi ruangan tersebut, lantaran kondisi bangunannya sangat memprihatinkan, apalagi kondisi cuaca yang kurang baik,” paparnya.

Suaedi Kurdiatna, Camat Panimbang menyarankan untuk tidak menggunakan ruang belajar sementara ini, karena khawatiran dengan kondisi ruang belajar tersebut. Apalagi dengan kondisi cuaca ekstrim, takut bangunannya roboh dan akan menyebabkan bahaya bagi peserta didik yang sedang mengikuti Kegiatan Kelajar Mengajar (KBM).

“Semoga dengan adanya tim investigasi dari Dinas terkait untuk segera bisa memperbaiki bangunan SDN Citeureup 6 yang sangat memprihatinkan,” ungkapnya. (*/Oriel)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *