Big Bad Wolf, “Surga Buku” di Tangsel Ini Diklaim Terbesar Se-ASEAN

TANGERANG

TANGSEL – Agenda pameran buku atau ‘Surga Buku’ kembali hadir di Indonesian Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan yang mulai dibuka sejak tanggal 29 Maret hingga tanggal 9 April mendatang.

Adalah Big Bad Wolf (BBW), yang menggelar pameran buku tersebut. Mereka mengusung konsep buku berkualitas dengan harga terjangkau. Event ini diklaim menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara.

“Kita adakan pameran buku Big Bad Wolf (BBW) books, kebetulan ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara,” kata Direktur BBW Indonesia, Uli Silalahi, di lokasi pameran, Jumat (6/4/2018).

Digelarnya kembali pameran tersebut menurut Uli, bermaksud untuk memberikan fasilitas untuk merangsang minat membaca masyarakat.

Ia juga menyebut BBW menyediakan buku-buku berkualitas baik dengan harga yang terjangkau, bahkan sebagian besarnya merupakan buku-buku impor.

“Buku-buku nya merupakan buku impor dari Amerika dan dari London, dari UK,” imbuhnya.

Pada tahun ini, BBW menyediakan lebih dari lima juta buku yang dipamerkan, yang sebagian besarnya merupakan buku anak-anak.
Hal tersebut, menurut Uli, tidak lain agar sejak dini anak-anak Indonesia diperkenalkan dengan sumber bacaan.

“Karena mulai sejak dini anak-anak harus diberikan dan merangsang daya kreativitas dari otaknya,” ungkap Uli.

BBW pertama kali digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2009. Setelah berkeliling di beberapa kota besar di Malaysia, Big Bad Wolf kemudian mencoba peruntungannya pada 2015 di Indonesia.

Dibuka selama 24 jam dalam sehari, membuat BBW dikunjungi oleh berbagai kalangan. Tercatat sudah dua kali dihelat sejak tahun 2015, event tersebut selalu ramai dipadati pengunjung.

“Hadirnya BBW bagus juga sih apalagi buku-buku dari luar, kemudian buku-buku bahasa Inggris sangat menarik,” kata Andriyas Sahroni, salah satu pengunjung BBW, di sela-sela berburu buku.

Menurut Andriyas, gelaran seperti ini sangat bermanfaat bagi akademisi dan juga pecinta buku seperti dirinya.

Namun, Ia cukup menyayangkan bahwa di pameran itu lebih banyak buku untuk anak-anak ketimbang buku-buku ‘serius’ untuk konsumsi akademisi.

Kendati demikian, Mahasiswa Pascasarjana UIN Jakarta ini mengakui BBW sangat menarik, terutama harga buku-bukunya yang sangat terjangkau.

“Pokoknya sangat menarik. Dan yang lebih menarik adalah harganya yang murah, jadi bisa belanja dan mengoleksi banyak buku,” pungkasnya. (*/Isal)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *