Bupati Lebak Launching Brand Dagang “Beras Ciberang”

LEBAK

LEBAK – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, resmi me-Launching brand dagang sendiri untuk produksi beras di Lebak, dengan mengusung nama Beras Ciberang. Tujuan utamanya disamping agar Kabupaten Lebak menjadi penyumbang terbesar Beras di Provinsi Banten, juga memiliki trade mark tersendiri, serta tentunya untuk bisa mengatasi permasalahan stok beras di Banten bahkan Nasional.

Ciberang diambil dari nama, yang kita ketahui merupakan sungai besar di Lebak yang membelah Kota Rangkasbitung. Tentunya kita harus sambut dengan gembira dan bangga.

“Keberadaan beras produk Lebak ini di pasaran, setidaknya diharapkan bukan hanya akan meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat umumnya. Tapi juga akan membawa nama daerah, seperti halnya Pandeglang dengan beras Cimanuknya atau Cianjur dengan beras Pandan Wanginya,” ujar Bupati Iti, Minggu (11/2/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Dede Supriatna menyatakan, dilaunchingnya beras Ciberang ini bertujuan meningkatkan motivasi petani dan kelompok tani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktifitas pangan.

“Peluncuran beras Ciberang ini dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi petani dan kelompok tani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktifitas pangan,” jelasnya.

Dede juga mendorong kelompok tani memproduksi beras merek Ciberang, dengan memperkenalkan dan memasarkan beras Ciberang di pasaran bebas.

“Sebenarnya ini merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi semua masyarakat Lebak, agar kelak Lebak bisa dikenal sebagai daerah penghasil beras berkualitas,” tuturnya.

Diketahui, selama ini beras Kabupaten Lebak dipasok ke luar daerah, seperti Pandeglang dan Jawa Barat. Bahkan, beras merek Cimanuk Kabupaten Pandeglang ternyata beras dari Kabupaten Lebak. Untuk itu, Lebak optimistis ke depan produksi beras merek Ciberang banyak permintaan dan menembus pasar nasional. (*/Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *