Butuh Rp 3 Triliun, Sport Center Banten Perlu Bantuan Pemerintah Pusat

SERANG – Meski dicanangkan akan mulai dibangun pada 2018 yang akan datang, pembangunan Sport Center oleh Pemerintah Provinsi Banten masih terganjal pendanaan.

Pembangunan Sport Center ini akan menelan anggaran hingga mencapai Rp 3 Triliun lebih.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Deden Afriandi. Ini berat dilakukan mengingat minimnya dana yang dimiliki Pemprov Banten, pembangunan sarana olahraga ini akan menguras habis APBD hingga 30 persen lebih.

“Untuk membangun sport center dilihat dari DED nya kemarin bisa menghabiskan Rp 3 Triliun lebih, berat kalau dengan APBD,” ujar Deden, Rabu (27/12/2017).

Sport Center rencananya akan dibangun dengan megah, bahkan diakui Deden lebih megah dari Jaka Baring, Sport Center milik Palembang.

“Site plan kita bisa bersaing dengan Jakabaring untuk stadion utama,” imbuhnya.

Meski berat jika harus dibangun menggunakan APBD, namun mimpi untuk memiliki Sport Center tetap harus diwujudkan, hal ini menurut Deden bisa disiasati dengan menggunakan pendanaan lain di luar daerah.

“Sport Center nggak melulu harus dari APBD, di site plan misalnya ada pembangunan miswa atlet, itu bisa dibangun rumah susun dengan pendanaan dari Kementerian Perkim dan situ-situ misalnya itu dengan Kementerian PUPR,” pungkasnya. (*/Yosep)