Camat dan Kades Diinstruksikan Aktif Sosialisasi Program Pemkab Serang

SERANG

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengintruksikan kepada seluruh camat dan kepala desa (Kades) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program-program Pemkab Serang.

Hal tersebut dikarenakan masih banyak Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang belum tersosialisasikan dengan baik ke seluruh masyarakat.

“Ada informasi yang tidak sampai ke masyarakat tentang apa yang sudah dan akan dilakukan Pemkab Serang. Maka camat dan kepala desa harus menyosialisasikan,” kata Tatu saat Halal Bihalal di Kantor Camat Pabuaran, Kamis (28/6/2018).

Terutama program yang menyangkut pelayanan dasar bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Tatu mencontohkan, di bidang pendidikan Pemkab Serang punya program beasiswa untuk warga miskin dan berprestasi, beasiswa sarjana untuk guru PAUD, pendidikan gratis kejar paket, hingga beasiswa untuk penghafal Al-Quran.

“Soal pendidikan, masyarakat Kabupaten Serang harus cerdas dalam pengetahuan dan agama. Karena itu, programnya harus disosialisasikan,” ujarnya.

Tatu, mengatakan, mulai tahun ini ada kelas D1 di Untirta jurusan kimia serta beasiswa kuliah di Universitas Indonesia. Diseleksi dari anak-anak berprestasi dari Kabupaten Serang.

“Soal pendidikan tidak langsung terasa hasilnya. Tapi jika kita tidak investasi di bidang pendidikan, Kabupaten Serang tidak akan maju. Kita harus siapkan generasi Kabupaten Serang untuk masa depan,” ujarnya.

Selain itu, di bidang kesehatan ada program Rumah Tunggu sebagai tempat bagi ibu hamil yang akan dan atau beresiko menjelang melahirkan.

“Rumah tunggu ini ada di beberapan kecamatan, tetapi belum banyak masyarakat yang tahu. Padahal tempatnya gratis, dan hingga makan dan minum disediakan oleh Pemkab Serang di rumah tunggu,” ujarnya.

Bidang infrastruktur, Pemkab Serang punya Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan. Terdapat amanat untuk dilakukan betonisasi jalan kabupaten sepanjang 601,3 kilometer (km). Sudah sekira 400 km jalan diperbaiki dan per tahun dibangun jalan beton sekira 100 km.

“Setelah selesai jalan kabupaten, kita baru akan perbaiki jalan desa. Ada sekitar 1.000 km jalan desa rusak, kita akan perbaiki bertahap. Kades harus bangun jalan desa dan jika tidak mampu, minta bantuan Pemkab Serang,” ujarnya.

Menurut Tatu, masih banyak lagi program prioritas Pemkab Seran yang harus disosialisikan oleh camat dan kepala desa.

“Saya minta sosialisasikan agar masyarakat tahu dan terbantu,” ujarnya. (*/Dave)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *