Dua Versi KNPI Cilegon “Rebutan” Ingin Jadi Peserta Musda KNPI Tanto

CILEGON

CILEGON – Dualisme kepemimpinan DPD KNPI Kota Cilegon antara DPD KNPI Cilegon dibawah ketua Rangga Opan Kurniawan dan DPD KNPI Cilegon versi Sam’udi, saling melakukan klaim kepesertaan dalam ajang Musyawarah Provinsi (Musprov) DPD KNPI Banten yang rencananya akan digelar pada Juli 2017 mendatang.

“Kami akan ikut dalam Musda KNPI Banten mendatang,” ungkap Sekretaris DPD KNPI Cilegon (Versi Opan) Samhudi saat hadir dalam Muscam DPK KNPI Cibeber, Sabtu (29/4/2017) lalu.

Meskipun secara hirarkis DPD KNPI Cilegon versi Opan berada dibawah struktural DPD KNPI Banten versi Ali Hanafiah, namun menurut pria yang akrab disapa Samrock ini tetap meyakini akan mendapatkan mandat kepesertaan dari kubu KNPI Tanto, dengan alasan bahwa kubu Opan lebih aktif dibandingkan dengan DPD KNPI Cilegon versi Sam’udi.

“Kami adalah organisasi KNPI yang aktif sementara yang lainnya tidak, untuk itu kami akan ikut dalam Musda KNPI Banten nanti,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Cilegon Sam’udi menyatakan bahwa siapapun boleh melakukan klaim, namun pada kenyataannya bahwa dirinyalah yang memiliki SK dari DPD KNPI Banten versi Tanto.

“Silakan mengklaim, bagi kami tidak masalah, namun yang jelas semua orang tau bahwa kami yang mendapat SK dari Tanto. Kalau mereka kan masih memakai SK yang lama dimana Opan sebagai Ketua dan Sekretarisnya adalah Hadi Rusmanto,” terang Sam’udi.

Dirinya juga menjelaskan bahwa pihaknya akan menunggu keputusan dari DPD KNPI Provinsi Banten terkait dengan Kepesertaan Musda, karena sampai hari ini belum ada koordinasi dan surat secara resmi.

“Di provinsi kami punya Majelis Pertimbangan dan Konsultasi (MPK), dan kami akan tunggu kabar dari beliau,” ungkapnya. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *