Dukun Wanita Tertangkap Kamera di Balik Lolosnya Argentina ke Piala Dunia 2018

FAKTA BANTEN – Untuk ke-17 kalinya Argentina lolos ke Piala Dunia. Namun ada cerita klenik di balik lolosnya Lionel Messi cs ke kancah yang akan dihelat di Rusia 2018 itu.

Cerita tak masuk akal itu mulai dari penundaan konser bintang rock U2 di Buenos Aires sampai diboyongnya orang sakti alias dukun ke markas Ekuador di Quito, Rabu (11/10/2017) kemarin.

Dua media besar Argentina TyC Sports dan La Clarin menuliskan kehadiran sang dukun yang bernama El Brujo Manuel tersebut ke ibu kota Ekuador untuk memberikan aura positif bagi Messi dkk.

Menurut La Clarin, bekas gelandang Argentina Juan Sebastian Veron membisikkan kepada Ketua Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia buat memboyong Manuel ke lokasi Argentina bertanding. Veron merujuk klub Estudiantes de La Plata yang menjadikan Manuel jimat berhasil menang turnamen paling bergengsi se-Amerika Latin, Copa Libertadores, pada 2009 lalu.

“Dia bisa melihat atau menerawang banyak hal yang umumnya tak bisa dilakukan orang kebanyakan. Manuel memiliki energi spesial dalam dirinya,” tutur salah satu perempuan yang pernah jadi pasien Manuel kepada La Clarin.

Demi melindungi namanya, perempuan itu mewanti-wanti agar namanya tak dipublikasikan.

Sayangnya, pihak AFA sama sekali tak memberikan konfirmasi soal kebenaran berita diboyongnya Manuel ke Quito. Meski dalam jepretan La Clarin, Manuel kedapatan berinteraksi dengan pemain-pemain La Albiceleste di hotel mereka menginap di Guayaquil.

Sementara hal lainnya, seperti diberitakan Billboard, band rock U2 juga rela memundurkan jadwal konsernya di Buenos Aires. Sebab jadwal manggung Bono dkk kemarin berbarengan dengan laga pemungkas Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Bisa Anda bayangkan bagaimana meriahnya pertunjukan jika Argentina menang lawan Ekuador. Andai pun Argentina kalah, kami akan tetap bermain dan menghilangkan sedikit kegetiran akibar kekalahan itu,” tutur show producer konser U2 Daniel Grinbank kepada La Nacion. (*/Red)

Sumber: JPNN