Habiskan Anggaran Rp. 897 Juta, Proyek Penataan Halaman Gedung DPU-PR Pandeglang Molor

PANDEGLANG – Tudingan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang pandeglang, pada beberapa waktu lalu yang disampaikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Pandeglang yang dianggap tidak becus dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di kabupaten Pandeglang, Nampaknya tudingan tersebut sangat beralasan dan terbukti.

Bukan hanya proyek pembangunan infrastruktur jalan yang dikerjakan secara asal-asalan, tapi banyak juga proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Pandeglang saat ini molor dan lewat dari masa kerja yang ditentukan.

Tidak tanggung-tanggung proyek yang mengalami molor pengerjaannya tersebut diantaranya berada di halaman kantor DPU-PR Pandeglang yakni proyek Penataan Halaman kantor DPU-PR Pandeglang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun faktapandeglang.co.id, Proyek penataan halaman kantor DPUPR Pandeglang (Cikupa) dengan nomor kontrak 640/16/SP-ElANG/PPK.PB/DPUPR/2017, nilai anggaran Rp 897.530.000, waktu pengerjaan 90 hari kalender, batas waktu pengerjaan 13 Desember 2017 yang dikerjakan oleh CV Rizkia Putri.

Saat dikonfirmasi belum lama ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Girgiantoro mengungkapkan, lamabatnya pekerjaan tersebut karena ada kelalaian dari pelaksana, sama halnya dengan dua pekerjaan lainya seperti jalan Ciwangun-Cikadu dan Sumur Taman Jaya dan dipastikan ketiga tidak akan dibayar ditahun berkenaan.

“Sama diluncurkan, kelalaian (pelaksana) juga, otomotis denda juga berlaku,”ungkap Girgi belum lama ini.

Girgi mengaku telah memanggil pelaksana proyek penataan halaman kantor DPUPR tersebut. Menurut pria berkacamata itu, mengklaim, jika pekerjaan tersebut dapat segera diselesaikan oleh pelaksana.

“Kita panggil, katanya paving blok juga mau datang, terus yang dibelakang mau dicor, itu juga akan segara dilaksanakan, kalau ditanya berapa persen saya kurang tahu. Yang penting perusahaan bekerja lagi. Kalau berapa persen tanya ke bidang (Penataan Ruangan) saja,”katanya. (Gatot)