Ibu Ini Dapat “THR” dari Hasil Nabung di Bank Sampah

CILEGON

CILEGON – Namanya Julisah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kampung Kubang Saron, Kelurahan Tegalratu, Ciwandan, Kota Cilegon.

Sejak ada program Bank Sampah di Kampungnya, ia rajin menabung sampah-sampahnya yang masih bernilai jual. Seperti bekas gelas mineral, kardus, atum, rongsokan dan lain sebagainya.

Setiap pemimbangan yang dilakukan dua minggu sekali. Ia rajin mengumpulkan, kemudian ditabung. Diambil setahun sekali saat menjelang lebaran atau kalau karyawan bisa menyebutnya THR jelang hari raya.

Pada Ramadhan ini, ia mendapatkan keutungan sebesar Rp800.000 dari hasil nabung. Hasil tersebut selama 9 bulan dan 19 kali penimbangan.

“Alhamdulillah gajian, pas mau lebaran. Lumayan buat beli kebutuhan lebaran. Kayaknya dibeliin baju aja kali ya. Biar nggak minta sama suami,” katanya kepada faktabanten.co.id beberapa waktu lalu.

Setelah lebaran, ia mengaku akan lebih rajin lagi menabung. Agar penghasilan dari tambungan sampah yang diambil tahun depan akan lebih besar.

“Semoga tahun depan dapat sejutaan lebih. Biar semakin semangat dan mantap menabungnya,” imbuhnya.

Manager Bank Sampah SWK, Ahmad Satibi, mengatakan, ia bersama teman-temannya baru tahun ini mengadakan program Bank Sampah. Dengan tujuan mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah.

“Akhir September 2017 baru dimulai, Juni 2018 dibagikan hasil tabungan. Alhamdulillah masyarakat antusias menjadi nasabah. Penimbangan lagi, kabarnya banyak masyarakat juga yang akan menabung,” ungkapnya.

Ia berharap, kampungnya akan menjadi kampung yang bersih, indah dan menawan.

“Program ini menjadi program keberlangsungan di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Nana Sumarna, Kasi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, mengatakan, DLH memiliki program Bank Sampah, dengan target satu kelurahan satu Bank Sampah.

Tujuan diadakannya Bank Sampah sebagai mengedukasi masyarakat agar mampu memiliah sampah dengan baik. Selain itu, progam Adipura menjadi lirikan Pemerintah Kota Cilegon. Bank Sampah menjadi point penting dalam penilaian Adipura.

“Beberapa bulan yang lalu, kita habis pertemuan seluruh Bank Sampah se Kota Cilegon. Yang aktif cuma 8 Bank Sampah. Kedepannya kita akan bentuk Forum Bank Sampah Kota Cilegon
Dengan target satu Kelurahan satu Bank Sampah,” tuturnya. (*/Cholis)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *