Ini Klarifikasi Manajemen PT Indorama Terkait Cairan Kimia yang Menyembur Keluar

CILEGON – Pabrik kimia PT Indorama Petrochemical yang beralamat di Jalan Raya Anyar KM.121, Kecamatan Ciwandan, yang pada Jumat (29/12/2017) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, mengalami insiden menyemburnya cairan kimia PTA ke sekitar area pabrik, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Pejabat HR & General Affair PT Indorama Petrochemical, Malim Hander Joni mengatakan, area purifikasi dalam proses kristalisasi pada vessel 1 berisi PTA murni, dengan air murni. Namun dalam proses produksi terjadi blok, ada gumpalan di pipa menuju vessel 2 sehingga tekanan vessel 1 naik.

“Sebagai standar normal setiap alat ada katup pengaman atau safety valve. Katup pengaman itu yang membuka otomatis sehingga PTA dan air menyembur keluar,” ungkap Joni kepada wartawan, Jumat (29/12/2017) siang.

Diakui Joni, dampak dari semburan cairan kimia yang sampai keluar area pabrik tersebut ada sekitar 14 orang pengendara yang melintasi jalan Anyer-Cilegon, dan terkena cairan PTA yang terbawa angin.

“Sebanyak 14 orang pengendara yang terkena sudah ditangani langsung dan dibawa ke klinik terdekat. Pengguna jalan mengira hujan, tapi kok putih, itu produk kita, penanganan jika kena mata cukup disiram dengan air saja 5-10 menit. Ini kita pastikan juga dengan diperiksa oleh dokter perusahaan di klinik kami. Siang tadi sebelum sholat Jumat semua sudah pulang,” jelas Joni.

Ia memastikan untuk kejadian ini tidak akan ada efek yang berbahaya bagi masyarakat.

“Insya Allah kalau cuma mata terpapar di kulit tidak papa, kalau terkena kulit kan tergantung sensitifitas kulit orang nya,” imbuh Joni.

Manajemen PT Indorama juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan pemerintah yang cepat merespon dan membantu menangani adanya insiden tersebut.

“PTA yang di jalan sudah dibersihkan. Terima kasih kepada seluruh warga dan pemerintahan yg cepat turun dan membantu,” pungkasnya. (*/Asep-Tolet)