Inilah Juara dan Hadiah yang Didapat pada Festival Film Geger Cilegon 1888

CILEGON – Kegiatan Festival Film Pendek Geger Cilegon yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Cilegon, mendapat respon yang antusias dari masyarakat yang menggeluti dunia perfilman.

Ini setidaknya terlihat dari ramainya masyarakat yang hadir saat pemutaran film nominasi juara Grand Final Festival Film tersebut yang digelar di Studio XXI Ramayana Cilegon, Rabu (29/11/2017).

Adapun para juara pada kegiatan Festival Film Pendek Geger Cilegon 1888 kali ini, yaitu;

* Juara 1 diraih oleh Lembedang Production dengan judul film ‘Keris Pendok Emas’.

* Juara 2 diraih kominitas film B’ Production dengan judul ‘Jeruji Sang Pahlawan’.

* Juara 3 berhasil diraih oleh siswa SMA Negeri 2 Cilegon dengan judul film ‘The Untold Story 1888’.

Diungkapkan Ketua Majelis Permusyawaratan Cabang (MPC) PP Kota Cilegon, Helldy Agustian, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PP ke-58.

Untuk para juara Festival Film ini, Helldy menjelaskan bahwa pihaknya memberikan hadiah hingga puluhan juta rupiah sebagai bentuk penghargaan dan upaya pembinaan, yakni dengan rincian sebagai berikut;

* Juara 1, meraih trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta.

* Juara 2, meraih trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 8 juta.

* Juara 3, meraih trofi, piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp 6 juta.

Selain juara utama Festival, panitia juga menambah lagi 2 kategori juara lainnya yakni;

* Pemenang dengan jumlah 5708 viewer YouTube terbanyak, yakni Film ‘Perlawanan 1888’ yang diproduksi siswa SMK 2 Fatahillah. Untuk juara ini, panitia memberikan hadiah trofi, piagam dan uang pembinaan Rp 4 juta.

* Selain itu juga, ada 2 film lagi yang memenangkan kategori Penghargaan Khusus, yang masing-masing peserta mendapatkan hadiah Rp 2 juta. Keduanya yakni, film berjudul ‘Ketidakadilan’ dan ‘Dokumenter Geger Cilegon 1888’.

Dengan penyelenggaraan Festival Film ini, Helldy berharap kepada para pemenang maupun peserta lainnya agar terus meningkatkan kreativitas.

Para pemenang dinilai secara objektif oleh para juri profesional, sedangkan panitia sama sekali tidak terlibat dalam penilaian.

“Yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati, terus lah berkarya dan yakin suatu saat kreativitas kalian semua akan mendapatkan penghargaan yang layak,” ujarnya.

Helldy juga mengaku ingin mendorong elemen masyarakat serta pemerintah agar lebih peduli dalam mengenang jasa-jasa Pahlawan Geger Cilegon.

“Berbarengan juga dengan hari Pahlawan, intinya kita ingin menumbuh kembangkan sejarah Geger Cilegon, kreativitas dan antusiasme anak-anak di Cilegon tapi di luar prediksi saya, kreativitas anak muda Cilegon sudah lebih baik sekarang, dan kedepan harus lebih baik,” ungkap Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten ini.

Helldy yang merupakan keturunan Syeikh Arsyad Thawil salah satu pelaku sejarah Geger Cilegon, juga menegaskan, agar sejarah Geger Cilegon harus ditumbuh kembangkan, jangan sampai sejarah ini lebih dikenal di daerah lain.

“Jangan sampai sejarah Geger Cilegon dikenal sampai Manado, tapi di daerahnya sendiri tidak dikenal, maka dari itu rencana saya sedang membangun museum mini khusus untuk mengenang Geger Cilegon. Lokasinya di Seruni, minimal untuk pembelajaran anak-anak dan menjadi kebanggaan untuk anak-anak di Kota Cilegon,” jelasnya. (*/Temon)