Jelang Ramadhan Dollar Naik, Harga Bahan Pokok Ikut Naik di Kota Serang

EKONOMI SERANG

SERANG – Menjelang Ramadhan, harga telur dan daging ayam di Pasar Rau, Kota Serang merangkak naik. Kenaikan ini disebabkan dollar menguat sehingga membuat harga pakan ternak impor melambung tinggi.

Hal itu diungkapkan oleh Dirjen Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Sri Agustina saat melakukan sidak di Pasar Rau, Kota Serang, Jumat (10/5/18). Ia mengatakan telur dan daging ayam naik sekitar Rp.2000 hingga Rp.3000. Harga telur ayam di Pasar Rau mencapai Rp.25.000 per kilogram, sedangkan harga daging ayam potong, yakni Rp.36.000 per kilogram. Untuk ayam utuh, yakni seharga Rp.32.000 per kilogram.

“Telur ayam dan daging ayam ini bergerak naik. Mudah-mudahan harga ini tidak naik kembali. Tadi sudah saya cek. Kenaikan ini karena pakan ternak sedang naik,” ucapnya kepada awak media, Jumat (11/5/2018).

Ia mengatakan pakan ternak sebagian masih impor. “Kenapa naik, karena kalau lihat kurs dolar, harga yang kita beli mahal, dolarnya menguat, ini perlu kita kawal,” paparnya.

Ie mengimbau kepada Pemerintah Daerah, agar memfasilitasi pakan ternak dari perusahaan yang terintegrasi sehingga tidak lagi menimbulkan kenaikan pada telur dan daging ayam yang terjadi saat ini.

Selain meninjau pedagang telur dan daging ayam, ia pun melihat ke sejunlah tempat sayuran. Kata dia, ketersediaan bahan pangan sudah mencukupi sampai lebaran nanti. Ia melihat sejumlah barang mulai turun, seperti bawang putih di distributor mulai turun berkisar Rp.14.000 sampai Rp.16.000 per kilogram. Untuk harga ecer di Pasar Rau, bawang putih berada dikisaran harga Rp.28.000 per kilogram.

“Memang di pedagang keliatan harga turun berangsur-angsur. Harapannya bawang putih bisa jauh lebih turun lagi,” ungkapnya.

Ia melihat, gula pasir di Pasar Rau yakni Rp.11.000 hingga Rp.12.000 sudah memenuhi harga eceran tertinggi Rp.12.500. Sementara itu, kata dia, untuk minyak curah di Pasar Rau yakni mencapai Rp.10.500 per liter sudah memenuhi harga eceran tertinggi Rp.11.000.

“Memang tadi ada yang berbeda-beda dari pedagang satu dengan yang lain. Itu harga trtasnasksional. Kita bisa menawar ke pedagang sekitar Rp500-Rp1000,” tandasnya. (*/Ndol)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *