Ketua DPRD Serang: Jangan Salahkan Warga Bila Anarkis pada Galian C

SERANG

SERANG – Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin, memberikan peringatan terhadap perusahaan tambang pasir milik Dr. Haryono Obama yang berlokasi di Kampung Rencong, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

Ketua Dewan menegaskan agar tidak menyalahkan siapapun jika ada tindakan anarkis dari masyarakat yang berada di lingkungan aktivitas galian miliknya.

Ia mengaku sudah melakukan langkah-langkah untuk memberikan peringatan kepada PT Obama yang bergerak di bidang pengerukan tanah (galian C).

“Itupun saya sudah menginstruksikan kepada Satpol PP untuk mengecek di lapangan. Sempat ada penutupan, namun aktifitasnya masih berlangsung. Nakal juga ini perusahaan, kalau memang pelanggaran, belum ada izinnya ditindak saja,” ucapnya usai kegiatan santunan dan buka bersama di Polres Serang Kota beberapa hari lalu.

Saat ini perusahaan tersebut sudah kembali dibuka dan beroperasi seperti biasa, padahal sebelumnya sudah dilakukan penutupan sementara oleh pihak Kepolisian Serang Kota.

“Saya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa Galian C terus berjalan aktifiasnya, meskipun sudah ada penutupan. Ini nggak bisa dibiarkan. Harus bagaimana kita, harus pakai cara kasar tah?” tegasnya.

Muhsinin juga menegaskan, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Satpol PP Kabupaten Serang untuk menindaklanjuti persoalan tersebut agar diawasi dengan baik.

“Sekarang ijin pertambangan (Galian C) ada di Provinsi. Secara administratif dan kebijakan agak kesulitan. Tapi saya tetap menginstruksikan kepada Satpol PP agar bisa menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Muhsinin, mengatakan, jika masyarakat memberikan reaksi yang tidak bisa diduga maka ia meminta pihak perusahaan tidak menyalahkan siapapun, sebab sudah diberikan peringataan namun tidak didengar.

“Bila ada tindakan atau langkah-langkah kasar dari masyarakat atas respon dari Galian C, jangan sesekali menyalahkan karena pelanggaran dilakukan oleh perusahaan itu sendiri” katanya.

“Perusahaan itu harus sadar hukum dong, sekiranya mengganggu lingkungan jangan sampe diteruskan aktifitasnya” imbuhnya (*/Dave)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *