www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten
HUT-RI__Berkarya_Al-khairiyah_Muhib

Khutbah Idul Adha Masjid Raya Al Bantani: Hidup Harus Dipertanggungjawabkan

0
HUT RI__Embay_yadi_Hipmi

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaksanakan sholat berjamaah Idul Adha 1440 Hijriyah di Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Minggu (11/8/2019). 

Turut berjamaah Sekretaris Daerah Pemprov Banten, para kepala organisasi perangkat daerah, dan masyarakat sekitar. Bertindak sebagai imam sholat, KH Muflih Ma’mun. Sedangkan khotib KH Zainal Abidin Syujai.

Pada Idul Adha tahun ini, Masjid Raya Al Bantani menyembelih 47 hewan kurban. Terdiri dari 29 ekor sapi termasuk seekor sapi dari Presiden RI Joko Widodo seberat 1,2 ton, 10 ekor kerbau, dan 8 ekor kambing.

HUT RI_BPS_Dynasty_PCNU

Dalam kesempatan ini Sekda Pemprov Banten Al Muktabar menjadi penyembelih tiga sapi, disaksikan oleh Wagub Banten Andika Hazrumy dan para jamaah.

Dalam khutbahnya, khotib memaparkan tentang ibadah haji yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu, sanggup melaksanakan perjalanan ke Baitullah.

HUT_LMP_MDC__IED_LMP
HUT RI_Nasdem_SMKN_Samangraya

“Kemampuan tidak hanya dari segi biaya, namun juga situasi yang memungkinkan untuk melaksanakan ibadah haji seperti keamanan,” ungkapnya.

Khotib juga menekankan bahwa ibadah haji harus dengan niat yang tulus ikhlas karena Allah SWT. Bukan karena status sosial untuk dipanggil haji.

“Puncak haji adalah wukuf di Arafah. Tidak hanya karena rukun untuk sahnya haji. Tapi juga bisa dimaknai, semua umat manusia berkumpul di tempat yang sama, untuk beribadah kepada Allah SWT. Tidak ada perbedaan,” jelas Khotib.

“Bisa dimaknai pula sebagai perumpamaan yaumul mahsyar untuk mempertanggungjawabkan amalan kita selama hidup di dunia,” ungkap Khotib.

“Kehidupan ini adalah suatu perjalanan yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Allah SWT,” tegasnya.

Selanjutnya khotib juga memaparkan tentang hikmah berkurban mulai dari sebagai perintah Allah SWT, sejarah Nabi Ibrahim AS, dengan Nabi Ismail AS, hingga makna sosial kekinian dalam pelaksanaan kurban. (*/Red)

HUT RI_CAMAT_CCSR_Karang Taruna

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

error: www.faktabanten.co.id