Komitmen Penghijauan PT KTI, Berhasil Tanam 608.269 Pohon Sejak 2007

CILEGON HEADLINE SERANG

SERANG – PT Krakatau Tirta Industri (KTI) selama ini aktif berperan serta dalam mengkampanyekan gerakan penanaman pohon, sebagai bagian dari upaya melestarikan lingkungan dan menjaga keseimbangan alam.

Komitmen ini telah dibuktikan oleh PT KTI, yang sejak tahun 2007 diketahui telah secara serius menggulirkan program penghijauan, dan telah berhasil menanam pohon sebanyak 608.269 batang pada periode 2007 hingga 2017.

Adapun untuk penghijauan selama tahun 2017, PT KTI telah melakukan penanaman pohon dengan total 47.375 batang.

Penyerahan secara simbolis bibit pohon dari PT KTI kepada perwakilan Sekolah di Kecamatan Cinangka / dok

Ketua Tim Penghijauan PT KTI, Dendin Hermawan mengatakan, gerakan penghijauan PT KTI pada momen Hari Menanam Pohon Indonesia 2017 ini dilakukan di 3 (tiga) lokasi, yaitu plant Cidanau sebanyak 100 bibit pohon, plant Cipasauran 300 bibit dan hulu Waduk Nadra Krenceng sebanyak 300 bibit pohon.

“Dilakukan bertahap, sehingga total bibit pohon yang ditanam sebanyak 700 bibit di momen akhir tahun 2017 ini,” ujar Dendin Hermawan kepada Fakta Banten.

Dalam kegiatan penanaman pohon ini PT KTI tidak sendiri, tetapi melibatkan Muspika setempat, tokoh masyarakat juga sekolah-seolah di lingkungan sekitar. Seperti terlihat pada momen Hari Menanam Pohon Indonesia 2017, yang digelar pada 11 Desember 2017 lalu, yang turut dihadiri oleh Danramil Cinangka, Camat Cinangka dan Kades Cinangka, Kades Sindanglaya, Pasauran dan Umbul Tanjung, Sekjen FKDC sekaligus Ketua Rekonvasi Bhumi, serta karyawan PT KTI.

Sedangkan untuk pohon yang ditanam, Dendin menjelaskan ada 2 jenis pohon, yakni 10 bibit pohon bintaro dan 690 bibit mahoni.

Pohon mahoni ini merupakan tanaman suku meliaceae termasuk dalam pohon yang besar dan tinggi dengan batang lurus, berasal dari Hindia Barat. Pohon mahoni berfungsi mengurangi polusi udara 47-69% sehingga disebut sebagai pohon pelindung sekaligus filter udara dan daerah tangkapan air.

Sedangkan pohon bintaro dengan nama latin cerbera manghas, termasuk tumbuhan mengandung racun, pohon bintaro sebenarnya dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, seperti sebagai penakut tikus (menaruh buahnya di dekat tempat lewat tikus), bahan baku lilin, bio-insektisida, obat luka, deodorant, dan berpotensi sebagai biodiesel.

Penanaman bibit pohon yang dilakukan oleh PT KTI di lingkungan Kecamatan Cinangka / dok

Sementara Direktur Utama PT KTI, Agus Nizar Vidiansyah, mengatakan, menanam pohon memberikan manfaat besar untuk menjaga kelestarian bumi.

“Pepohonan sebagai pelindung bumi, terutama dari gas- gas polutan yang dapat merusak lapisan ozon dan juga udara di bumi. Sudah saatnya semangat menanam pohon tertanam dalam diri kita,” ujar Vidi.

“Menanam pohon merupakan upaya menyelamatkan bumi, menjaga keanekaragaman hayati, menurunkan iklilm mikro, menjaga erosi dan tanah longsor, serta memberikan oksigen bagi kehidupan. Semoga kita lebih sadar dan ikut melakukan gerakan go green,” tegas Vidi. (*/Red)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *