Kuota Mudik Gratis dengan Kapal Roro Masih Tersisa 30%

BANTEN CILEGON

CILEGON – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak pada momen arus mudik lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan program mudik gratis dengan menggunakan Kapal Rolling On-Roll Off (Roro) dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju ke Pulau Sumatera.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub RI, Budi Setyadi, saat ditemui usai meninjau secara langsung kesiapan Pelabuhan Merak jelang Arus Mudik dan Arus Balik tahun 2018, Selasa (22/5/2018) malam.

Budi mengatakan, Kementerian Perhubungan menyediakan tiga Kapal Ro-Ro untuk program mudik gratis kali ini, untuk mengangkut penumpang ke beberapa rute yaitu Jakarta-Semarang, Jakarta-Lampung dan Jakarta-Surabaya.

“Saya mengimbau kepada para pemudik yang berada di sekitar Jabodetabek agar mengikuti program mudik gratis dengan menggunakan Kapal Roro ini,” ujar Budi.

Menurut Budi, dengan adanya program tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan pemudik di Pelabuhan Merak, khususnya pada malam hari.

Diketahui, setiap kapal yang disediakan, mampu mengangkut penumpang sebanyak 2.000 orang dengan kapasitas kendaraan bermotor mencapai 1.000 kendaraan. Dengan demikian total kapasitas kapal yang disediakan sebanyak 6.000 orang dan 3.000 motor.

Namun sampai hari ini kuota pendaftar untuk program mudik gratis ini masih tersisa sekitar 30%, atau kurang dari 359 kendaraan roda dua yang dapat diangkut.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa mudik gratis tersebut masih ada sisa kuota 30% silahkan manfaatkan mudik gratis dengan Kementerian Perhubungan, dengan begitu diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan pada malam hari di Pelabuhan ASDP Merak,” jelasnya.

Mengenai pendaftarannya bisa dilakukan di kantor Kemenhub atau bisa mengunjungi situs Kementerian Perhubungan.

Selain mudik gratis, Kemenhub juga akan memberikan tarif diskon penyeberangan di Pelabuhan Merak pada saat arus mudik Lebaran 2018, terutama untuk penyeberangan di siang hari.

Harapannya, agar pemudik mau menyeberang di siang hari sehingga mengurangi penumpukan penumpang di malam hari, seperti yang terjadi setiap tahun.

“Maka, bagi para pemudik yang akan melalui Pelabuhan Merak pada siang hari, saya akan berikan reward atau diskon harga tiket,” pungkasnya.

Perlu diketahui untuk arus mudik Lebaran 2018 ini, kapal yang berusia antara 10 sampai 30 tahun sebanyak 30 kapal, lalu yang berusia 30-40 tahun berjumlah 21 kapal. Sedangkan yang berusia di atas 40 tahun berjumlah 40 unit kapal dan yang berusia di bawah 10 tahun hanya 14 kapal.

 Pengecekan kelayakan kapal telah dilakukan pada 11 Mei 2018 kemarin oleh Dirjen Hubla. Pengecekan dilakukan terhadap berbagai fasilitas kapal, antara lain life jacket, sekoci, pemadam api, kebersihan kapal, pendingin ruangan hingga kondisi toilet. Khusus untuk life jacket atau jaket keselamatan, harus lebih banyak 25 persen dibandingkan jumlah muatan. (*/Asep-Tolet)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *