Lebak Akan Kembangkan Program Budidaya Ikan Air Tawar Sistem Minapadi

LEBAK PEMERINTAHAN

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) telah mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar di lahan sawah pertanian padi atau yang biasa disebut Minapadi.

“Pemerintah Kabupaten Lebak di tahun 2017 ini telah mengembangkan budidaya ikan air tawar konsumsi dengan sistem Minapadi,” ujar Kabid Produksi pada Distanbun Lebak, Asep Suryana saat ditemui Fakta Banten di ruang kerjanya, Selasa (17/10/2017).

Lanjut Asep, hal tersebut sebagai upaya meningkatkan produksi ikan air tawar sekaligus meningkatkan pendapatan para petani.

“Selain mengembangkan ikan air tawar di kolam, kami juga mendorong masyarakat petani untuk membudidayakan ikan dengan sistem Minapadi,” kata Asep

Baca Juga : Kontes Kerbau di Festival Sawarna, Upaya Pemkab Lebak Memotivasi Peternak

Ia pun menjelaskan, bahwa di Kabupaten Lebak sistem tersebut dikembangkan di luas area 75 Hektar lahan persawahan yang tersebar di empat Kecamatan yang mempunyai potensi untuk pengembangan program Minapadi.

“Diantaranya yakni Kecamatan Banjarsari, Cileles, Cikulur dan Kecamatan Cipanas,” ungkapnya.

Asep menambahkan, potensi pengembangan sistem Minapadi di Kabupaten ini sangatlah besar peluangnya, sebab, masih banyaknya area pertanian yang potensial.

“Jika tanam padi saja, untuk pemupukan dan penyemprotan bisa dilakukan berkali-kali, namun, dengan adanya ikan di sekeliling tanaman padi biaya tersebut bisa diatasi dengan sistem Minapadi, dan para petani pun bisa lebih menghemat biaya produksi,” pungkasnya. (*/Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *