Mahasiswa Kecam Pembangunan Jalan-jalan di Lebak yang Hancur

LEBAK

LEBAK – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Lebak, kembali melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Lebak dan Kantor DPRD Lebak, Senin (12/2/2018).

Dalam aksinya, ada sekitar 50 mahasiswa GMNI yang dimulai dari pukul 10.00 WIB. Dalam orasinya, mereka menilai pemerintah dan DPRD Kabupaten Lebak tidak becus bekerja. Karena menurut mahasiswa, banyak infrastruktur di wilayah Lebak yang hancur terutama jalan kabupaten, serta tidak meratanya dalam pembangunan yang diperparah akses jalan menuju kawasan wisata Baduy yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Riansyah, selaku Ketua GMNI Kabupaten Lebak kepada faktabanten.co.id mengatakan, dengan adanya fakta-fakta tersebut mereka menuntut agar pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Lebak tersebut, terutama menuju kawasan Baduy yang menjadi Ikon Banten.

“Kami mahasiswa sangat menyayangkan dengan kondisi infrastruktur pembangunan di Kabupaten Lebak, terutama jalan yang hampir di setiap wilayah di Kabupaten Lebak kondisinya hancur, terutama jalur wisata Baduy yang selama ini telah menjadi Ikon Banten,” tegasnya.

Pihaknya juga mendesak Pemkab Lebak untuk segera memperbaiki rusaknya kondisi jalan berikut sarana dan regulasi pembatasan jenis kendaraan.

“Kami menuntut pihak pemerintah agar segera memperbaiki akses jalan menuju wisata Baduy, melakukan pembangunan infrastruktur secara berkala bukan 5 Tahun sekali, perbaiki drainase, dan menertibkan kendaraan bertonase tinggi,” tutupnya. (*/Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *