Mahasiswa Lebak Desak Dinkes Lengkapi Fasilitas Kesehatan di Puskesmas

LEBAK

LEBAK – Puluhan mahasiswa Lebak dari organisasi Kumala menggelar aksi menutup mulut di depan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Jum’at (11/01/2018).

Korlap Aksi, Ahmad Fauzy mengatakan, mahasiswa menilai Kabupaten Lebak yang memiliki 42 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan harus dapat membantu masyarakat dengan pelayanan yagy memperhatikan HAM.

“Kami mahasiswa Lebak menduga ada oknum yang bermain di dalam struktural Dinas Kesehatan maupun di setiap Puskesmas yang ada, karena masih banyaknya fasilitas kesehatan yang belum memadai,” ujar Ahmad Fauzi.

Fauzi melanjutkan, sebagai salah satu contohnya Ia menemukan perbedaan harga untuk obat dengan jenis yang sama antara Puskesmas Dtp Mandala dengan Puskesmas Rangkasbitung, Ia menilai perbedaan harga itu sebagai salah satu temuan ada yang tidak beres dengan regulasi yang ada.

“Maka dari itu dari hasil kajian mahasiswa menuntut kepada Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kualitas obat di setiap Puskesmas, dan menyamakan biaya pengobatan di setiap Puskesmas,” lanjutnya

Selain itu, Ia pun menyampaikan bahwa Puskesmas sering mengalami kekurangan stock obat dan kurangnya optimalisasi pelayanan bagi pasien rawat inap harus menjadi perhatian seiser Dinas Kesehatan. (*/sandi/Eza)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *