Melawan Polisi, Pelaku Perampokan Minimarket Tewas Ditembak di Cilegon

CILEGON HUKUM

CILEGON – Aparat Resmob Jatanras Polda Banten mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas).

Ajiji (27), warga Kampung Ketapang RT 02 RW 03 Desa Ketapang, Kalianda, Lampung Selatan, yang berstatus Residivis Curas dan Curanmor (2 kali diproses) tewas ditembak lantaran melawan anggota Resmob Jatanras saat hendak ditangkap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ajiji merupakan pelaku Curas Toko Ritel (Indomaret dan Alfamart) di 6 TKP sepanjang Bogor, Tangerang, Jawilan, Cikande, Ciceri, Lopang dan Serang, yang tengah diburu sejak 2 Januari 2018 lalu.

Dikatakan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten, AKBP Sofwan Hermanto, penangkapan jaringan pelaku mulai dilakukan Sabtu (6/1/2018).

“Pada hari Sabtu 6 Januari 2018 sekitar Jam 21.10 WIB salah satu pelaku Curas 365 dari 4 pelaku yang diburu, berhasil ditangkap di Simpang Cilegon dekat Masjid Al-Hadid yang sebelumnya sempat lolos dari sergapan petugas,” ujar AKBP Sofwan.

Namun pada Minggu (7/1/2018) dinihari, saat diminta menunjukkan barang bukti, pelaku melakukan perlawanan dan mengancam petugas dengan senjata tajam.

“Pada hari Minggunya sekitar Jam 01.15 WIB melakukan pencarian barang bukti berupa golok yang digunakan untuk mengancam para korban dengan melakukan penyisiran di tempat persembunyiannya (selama diburu) lokasi di gubuk-gubuk Simpang Gerem Cilegon, dan saat ditemukan Golok yang diselipkan disela-sela kayu, petugas meminta untuk mengambilnya dan diserahkan kepada petugas, namun pelaku setelah mengambil golok tersebut membacok kearah petugas, hingga mengenai lengan kiri petugas,” jelas AKBP Sofwan.

Karena sikap dan tindakan pelaku yang membahayakan nyawa petugas, dengan melakukan perlawanan untuk kabur yang kedua kalinya, akhirnya petugas berusaha melumpuhkan pelaku dengan menembakkan senjata api.

“Maka dalam kondisi yang terdesak dan situasi yang memaksa (over macht), petugas dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembaknya dan mengenai bagian dada sebanyak 3 kali tembakan, dan perut 1 kali tembakan,” imbuhnya.

“Setelah Pelaku terjatuh, Team Resmob Subdit Jatanras segera melakukan pertolongan dengan membawa ke Rumah Sakit, namun ditengah perjalanan Pelaku meninggal Dunia,” tutup AKBP Sofwan. (*/Adam RT)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *