NU Kota Serang Nilai Dualisme KNPI Cerminan Pemuda Lupa Sejarah

SERANG

SERANG – Adanya dualisme yang terjadi di tubuh KNPI, pun turut mengundang reaksi dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul ‘Ulama (NU) Kota Serang, KH Matin Syarqowi.

KH Matin menyayangkan adanya dualisme di tubuh KNPI dan menginginkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tersebut kembali pada fungsinya sebagai motivator OKP, dengan tidak menghegemoni OKP.

“Motivator itu membangun sikap nasionalisme, membangun sikap mandiri dan idealisme, karena masa depan bangsa ini ada di pundak generasi muda,” ucapnya saat ditemui usai menghadiri Rakerda DPD KNPI Kota Serang, Rabu (14/3/2018), di Aula Pemkot Serang.

“Di era reformasi ini tidak boleh ada yang menghegemoni, beda dengan dulu jaman Orba, dimana KNPI itu sebagai wadah satu-satu OKP berhimpun,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan bahwa seharusnya di dalam kepemimpinan KNPI tidak boleh terjadi dualisme, karena menurutnya KNPI harus tetap satu.

Lebih lanjut, KH Matin Syarqowi yang juga sebagai Ketua Mabinas (Majelis Pembina Nasional) PMII tersebut menerangkan bahwa terjadinya dualisme KNPI tersebut dikarenakan para pemuda lupa terhadap sejarah, sehingga tidak memiliki kesantunan dalam berorganisasi.

“Kita ini lupa sejarah, sehingga kita tidak memiliki kesantunan berorganisasi. Kesantunan itu wajib, karena kalau tidak memiliki kesantunan sama saja dengan binatang,” jelasnya.

Ia pun menuturkan, apabila konteksnya berbeda pendapat, berbeda organisasi, dualisme itu sah-sah saja. Dan menegaskan bahwa ia tidak setuju dengan adanya dualisme di tubuh KNPI tersebut.

“Kalau nama dan logonya sama, ini dinamika organisasi dan harus segera diselesaikan agar pemuda bersatu,” tandasnya.

“Sebetulnya KNPI ini ngerebutin apa sih? Kalau misinya sama membangun pemuda, ya sudah bersatu, buat apa ada dualisme,” lanjutnya.

Untuk itu dirinya meminta peran serta pemerintah agar bisa menyatukan kembali organisasi kepemudaan yang terpecah tersebut.

“Kedua belah pihak harus segera duduk bersama, dan pemerintah harus bisa mengupayakan agar KNPI kembali bersatu,” tutupnya. (*/Ndol)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *