Nyaleg DPR RI, Wahyu Papat Akan Bawa Aspirasi Pemekaran Serang Barat

HEADLINE POLITIK SERANG

SERANG – Adanya dorongan dari sejumlah pihak terkait daerah otonom baru (DOB) agar adanya pemekaran wilayah Serang Barat menjadi Kabupaten, turut disoroti oleh Politisi muda asli Kabupaten Serang, Wahyu Papat Juni Romadonia, yang akan maju sebagai Caleg DPR RI di Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Wahyu Papat, pembahasan terkait pemekaran Serang Barat yang saat ini dihentikan oleh Pemerintah, diharapkan bisa dilanjutkan kembali.

“Saya pengennya diangkat lagi, kemarin sudah dibahas di pusat tapi dihentikan. Yah kalau bisa pusat Kabupaten itu ada di Serang Barat atau tidak, lebih baik mekarkan saja Serang Barat,” ucap Wahyu Papat kepada awak media saat ditemui di Kota Serang, Minggu (1/7/2018).

Diakui Wahyu Papat, dirinya sangat mendukung adanya pemekaran di Serang Barat yang dinilainya memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, namun selama ini tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Serang.

“Dukung banget kalau Serang Barat dimekarkan. Kurang perhatian dari pemerintahnya. Soalnya banyak potensi yang bisa digali. Kalau Serang Timur kan sudah kelihatan dari sektor industri, kalau Serang Barat dari sektor pariwisata,” ungkapnya.

“Selain itu, Serang Barat juga kurang perhatian dari Pemkab. Sedangkan potensi pantainya bagus banget, tidak kalah dari Bali. Sektor wisata bagai ayam kehilangan induknya,” lanjut politisi PKB ini.

Hal yang paling disoroti Wahyu Papat tentang potensi Serang Barat, ialah persoalan fasilitas dan infrastruktur yang selama ini kurang diperhatikan pemerintah dalam menunjang potensi wisata yang ada di Serang Barat.

“Kurangnya perhatian dalam hal fasilitas, seperti jalan dan infrastruktur lainnya. Pemerintah harus memberikan perhatian lebih ke pengelolaan pariwisata dan UMKM nya. Serta memberi pembekalan terhadap masyarakat,” jelasnya.

Perempuan yang kini duduk di DPRD Kota Serang ini pun turut menyoroti peran Dinas Pariwisata Kabupaten dan Provinsi yang dirasa belum maksimal dalam mengoptimalisasi potensi wisata yang ada di Serang Barat.

“Dispar belum kerja keras, kurang perhatian, apalagi orang tua saya juga punya pantai yang dikelolanya. Dispar harus lebih turun lagi ke TKP. Percuma koar-koar (program) di atas tapi di bawah gak kerja,” bebernya.

Ia pun optimis apabila Serang Barat mengalami pemekaran, akan lebih membuat daerah tersebut lebih maju.

“Saya optimis, kalau terjadi pemekaran, Serang Barat akan maju,” tegasnya. (*/Ndol)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *