Oknum Pegawai PKM Menes Diduga Lakukan Pungli

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Oknum pegawai Puskesmas Menes diduga telah melakukan pemungutan liar (pungli) terhadap tenaga honorer di lingkungan PKM tersebut, dengan modus akan diberikan Surat Tugas (ST) sebagai legalitas pegawai di instansi tersebut, akibatnya pihak keluarga korban mengeluhkan atas tindakan oknum pegawai PKM itu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya salah seorang tenaga honorer di Puskesmas itu dipinta uang sebesar Rp 5 juta untuk mendapatkan SK, dengan alasan untuk biaya proses penerbitan SK tersebut. Lalu pihak korban baru mampu membayar biaya itu sebesar Rp 2 juta pada Januari 2018 lalu, akan tetapi hingga saat ini SK pegawai honorer itu belum keluar juga.

Orang tua korban yang enggan disebutkan namanya mengaku, bahwa pihaknya sudah pernah memberikan uang sebesar Rp 2 juta kepada salah seorang oknum pegawai PKM Menes, dengan alasan anaknya itu akan segera mendapatkan SK pegawai di PKM Menes tersebut. Memang kata dia, dipintanya itu sebesar Rp 5 juta, namun dirinya baru mampu membayar sebagian.

“Kata si pegawai PKM itu tidak apa-apa 2 juta dulu, nanti setelah SK turun baru dilunasi. Akan tetapi, dari Januari 2018 hingga saat ini anak saya belum mendapatkan SK, yang pada akhirnya anak saya itu malas untuk bekerja di instansi itu,” ungkapnya, Selasa (10/7/18)

Ia mengaku, sangat kecewa atas ulah oknum pegawai PKM yang telah membohongi dirinya dan anaknya itu (korban, red). Karena meskipun pihaknya sudah mengeluarkan biaya, namun SK pegawai untuk anaknya itu belum ada juga. Oleh sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Pandeglang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menindak tegas terhadap oknum pegawai PKM tersebut, karena sudah melakukan tindakan yang melanggar aturan.

“Saya minta oknum pegawai yang nakal itu ditindak tegas,” pintanya

Sementara, Kepala PKM Menes, Cut Budiarti mengaku, pihaknya belum mengetahui soal adanya kasus tersebut. Karena dirinya menjabat di PKM Menes itu baru beberapa bulan saja, namun tetap pihaknya akan menelusuri benar atau tidaknya oknum pegawai bawahannya yang melakukan tindakan pungli tersebut.

“Saya belum tahu soal itu. Tapi akan saya telusuri kebenarannya, jika memang ada oknum pegawai yang melakukan hal itu, saya akan langsung koordinasi dengan Dinkes Pandeglang,” ujarnya

Menurutnya, sejak pertama ia menjabat sebagai Kepala PKM Menes, ia selalu mengawasi setiap bawahannya dalam bekerja. Namun soal adanya dugaan pungli tersebut, dirinya benar-benar tidak mengetahuinya.

“Akan saya telusuri kebenarannya. Jika memang benar ada oknum pegawai yang nakal, saya akan langsung koordinasi dengan Dinkes untuk penindakannya seperti apa. Namun yang jelas, saya sangat tidak mengarapkan ada pegawai yang nakal dan tidak menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya. (Achuy/Riel)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *