Pasar Murah Pemkab Lebak Berakhir di Alun-alun Rangkasbitung

LEBAK

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menutup rangkaian Pasar Murah Ramadhan tahun 2018/1439 H di Alun-alun Rangkasbitung, Kamis (7/6/2018).

Pemerintah Kabupaten Lebak menyadari bahwa kebutuhan masyarakat akan bahan pokok sangatlah tinggi menjelang lebaran tahun ini, tentunya memengaruhi daya beli masyarakat sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk mengurangi beban masyarakat dengan menggelar pasar murah yang dilakukan setiap bulan Ramadhan.

Antusias warga terlihat dari antrian panjang di masing masing stand pasar murah. Keramaian ini mulai terlihat sejak pagi pukul 08.00 WIB sampai dibuka pukul 09.00 WIB oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani yang didampingi oleh Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat.

Sekda Lebak, Dede Jaelani kepada awak media mengatakan, dalam operasi pasar murah tersebut, lima kebutuhan bahan pokok seperti gula pasir, minyak sayur, terigu, telur dan beras menjadi komoditi yang menjadi sorotan Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Jadi kegiatan pasar murah ini untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah, di tengah meningkatnya harga bahan pokok di pasaran menjelang lebaran,” kata Dede Jaelani.

Sementara itu, Kepala Disperindag Lebak, Dedi Rahmat menambahkan bahwa kegiatan pasar murah sebelumnya sudah dilakukan di 28 Kecamatan, dan yang terakhir puncaknya di Kecamatan Rangkasbitung.

“Selama bulan Ramadhan ini, pasar murah untuk membantu masyarakat telah dilaksanakan di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Lebak, dengan harapan masyarakat terbantu dalam mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sudah disubsidi oleh pemerintah daerah,” tandasnya.

Untuk puncak kegiatan pasar murah jelang lebaran, Pemerintah menyediakan 11.000 paket kebutuhan bahan pokok yang turut dibantu perusahaan/retail di Rangkasbitung.

“Dari lima item yang disebutkan di atas, komoditi lain juga di pasar murah ini turut dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya Bulog menjual daging sapi dan daging kerbau Rp 80.000/kg, kemudian Agen gas elpiji menyediakan lpg ukuran 3 Kg dan 5 Kg sesuai HET serta perusahaan retail lainnya yang turut berpartisipasi di pasar murah ini,” pungkas Dedi. (*Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *