Pasca Kerusuhan, Polsek Bayah Gelar Apel dan Gotong-royong Bersama Warga

LEBAK

LEBAK – Setelah sempat mengalami kerusakan berat karena menjadi sasaran amuk massa para nelayan yang merasa kecewa terhadap peristiwa penculikan serta penabrakan terhadap salah satu rekannya sesama nelayan, Polsek Bayah mulai hari ini berbenah dengan diawali kegiatan apel rutin yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bayah, AKP Sadimun.

Setelah Apel selesai, Polsek Bayah langsung mengadakan gotong-royong untuk membersihkan dan menyelamatkan sisa barang-barang yang masih layak pakai.

Selain anggota Polsek Bayah, acara ini juga turut diikuti dan dibantu oleh Koramil, Brimob Kompi Panggarangan, Sabhara Polres Lebak, Pegawai Kecamatan Bayah, para nelayan HNB dan Koperasi Qolaqi Bayah, tokoh masyarakat, tokoh Agama, serta tokoh Pemuda Bayah.

Kondisi ini dilaksanakan seiring membaiknya situasi dan kondisi di wilayah hukum Polsek Bayah pasca kerusuhan akibat amuk massa.

“Alhamdulillah hari ini kita awali dengan apel rutin di pagi hari, setelah itu kita melaksanakan gotong-royong untuk membersihkan lingkungan Mapolsek yang kemarin sempat menjadi sasaran amuk massa, agar kita dapat segera mulai berkegiatan seperti biasa dengan kembali melayani masyarakat seperti hari biasanya,” ujar Kapolsek Bayah, AKP Sadimun kepada Fakta Banten, Selasa (15/5/2018).

Selain bergotong-royong membersihkan lingkungan kantor, jajaran Polsek Bayah beserta semua unsur juga memilah barang-barang yang masih bisa digunakan dan dipakai kembali.

“Untuk giat bakti sosial sampai saat ini alhamdulillah masih berlangsung dengan situasi aman, lancar, tertib, dan terkendali tanpa ada gangguan yang berarti,” jelas AKP Sadimun.

Kedepan, Kapolsek Bayah berharap agar masyarakat di Bayah tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang merugikan masyarakat dan mengganggu kondusifitas.

“Harapan saya semoga masyarakat Bayah khususnya, agar tidak mudah terprovokasi dengan datangnya isu apapun yang sekiranya dapat mengganggu kondusifitas kemanan dengan penyelesaian yang merugikan kita semua, dan proses hukum masih terus berlanjut di Polda Banten,” tegasnya. (*/Sandi/Eza)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *