Paska Penangkapan Terduga Teroris, Polres Cilegon Tingkatkan Kewaspadaan di Merak

BANTEN CILEGON HUKUM

CILEGON – Selasa malam 20 Juni 2017, kembali terjadi penangkapan terduga teroris di Sub Terminal Mengger tepatnya Jalan Raya Mengger – Labuan, Kampung Mengger RT 01 RW 02, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang – Banten.

Terduga teroris diketahui bernama Yayat Sutisna (58), yang bertempat tinggal di Cilimus No. 3 RT 001 RW 004 Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Bandung – Jawa Barat. Penangkapan berlangsung singkat, dilakukan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri sekitar pukul 21.30 WIB, dan sempat menyebabkan jalur lalu-lintas macet parah.

Terduga teroris dikabarkan membawa tas yang diduga berisi bom, saat akan ditangkap. Karenanya Tim Gegana Polda Banten ikut turun mengamankan situasi pada malam itu.

Salah seorang pengguna jalan, Bagus, pengendara angkutan umum yang membawa penumpang ke arah Menes mengatakan, bahwa Jalan Raya Pandeglang tepatnya di Mengger sempat macet total karena adanya penangkapan terduga teroris. Bahkan jalan menuju arah Labuan ditutup untuk sementara dan di alihkan ke arah jalan Mandalawangi – Carita.

“Warga jadi ramai dan heboh, katanya penangkapan teroris” tutur Bagus.

Sementara paska penangkapan teroris yang terjadi di terminal Mengger, beredar kabar di grup-grup media sosial wartawan, bahwa akan ada aksi Densus 88 selanjutnya di wilayah hukum Kota Cilegon dan Serang.

Hal ini didasari hasil pengembangan aparat, yang menduga masih ada beberapa terduga teroris bersembunyi di wilayah Cilegon dan Serang.

Menyikapi hal ini, Kapolres Cilegon AKBP Romdhon Natakusuma, mengaku belum mendapatkan informasi detail tentang rencana penangkapan terduga teroris di wilayah hukum Cilegon.

Namun ia menegaskan, bahwa kejadian tersebut menjadi catatan penting untuk antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan yang dilakukan jajaran Polres Cilegon, saat mengatur arus mudik di Pelabuhan Merak.

“Kita belum mendapat informasi terkait hal itu, namun kita antisipasi agar tidak terjadi di Pelabuhan Merak,” kata AKBP Romdhon saat ditemui di sela-sela pengawasan pengamanan di dermaga II Pelabuhan Merak, Rabu dinihari (21/6/2017). (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *