Pentas Lumba-lumba di Stadion Ciceri Serang Ini Jadi Sarana Edukasi

BANTEN HEADLINE PENDIDIKAN SERANG

SERANG – PT Wersut Seguni Indonesia (WSI) yang merupakan sebuah lembaga konservasi satwa pertama di Indonesia, menggelar pentas lumba-lumba di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

Sebagai lembaga yang bergerak di bidang penangkaran lumba-lumba ini, seiring perkembangan jaman telah membuka wahana untuk umum sebagai salah satu tujuan wisata edukatif di Indonesia.

Tommy Pujianto, manajer operasional PT Wersut Seguni Indonesia mengatakan, tujuan utama digelarnya pentas tersebut, adalah sebagai wahana rekreasi serta memberikan hiburan tambahan wawasan dan edukasi kepada pelajar baik dari tingkat PAUD hingga sekolah dasar.

“Dalam pentas wahana wisata ini pertama kita menampilkan burung kakak tua jambul putih, setelah itu, dua ekor berang-berang lucu, dan binatang ganas beruang madu, baru di kesempatan terakhir menampilkan primadona lumba-lumba,” ungkapnya, Jumat (12/1/2018).

Ia mengatakan pementasan lumba-lumba itu sudah dimulai sejak 5 Januari 2018 hingga 11 Februari 2018 mendatang.

Menurutnya, lumba-lumba adalah binatang yang cerdas yang bisa memberikan edukasi dan kelebihan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.

“Bahkan gelombang suara lumba-lumba kan menjadi inspirasi bagi teknologi radar,” ungkapnya.

“Ada juga yang menggunakan sonar lumba-lumba untuk pengobatan, dengan cara berenang bareng bersama lumba-lumba. Gelombang sonar yang dikeluarkan lumba-lumba bisa memperbaiki syarat-syaraf yang kaku,” imbuhnya.

Menurutnya, Lumba-lumba memang dikenal sebagai hewan yang bersahabat dengan manusia. Selain ramah dengan manusia, mamalia yang satu ini juga secara alami mengeluarkan gelombang ultrasonar yang berfrekuensi tinggi.

“Selain itu ikan-ikan tersebut dapat mengenali orang bahkan kecerdasan lumba-lumba sudah dikenal sejak lama. Mereka bisa mengenal dan mengingat orang, Saya pernah merasakannya,” tegasnya.

Selain itu disetiap hari jumat PT WSI tersebut memberikan santunan kepada anak yatim dan memberikan tiket gratis kepada anak-anak tersebut.

“Tadi sebanyak 110 anak yatim di Kota Serang khususnya di wilayah Stadion Maulana Yusuf mendapatkan tiket gratis masuk wahana wisata untuk melihat aksi binatang-binatang terlatih dan pentas lumba-lumba ini,” paparnya.

“Anak-anak yatim tersebut sengaja diundang, selain agar mendapatkan edukasi dari ikan yang cerdas, mereka akan mendapatkan keseruan menyaksikan langsung aksi binatang terlatih,” pungkasnya. (*/ADV)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *