Penumpang Meningkat Jadi 15.000 Per-Hari, Stasiun Rangkasbitung Butuh Pengembangan

LEBAK

LEBAK – Hari ini, Kamis 3 Agustus 2017, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta dibantu oleh unsur kewilayahan dengan jumlah total petugas yang dilibatkan sebanyak 200 personil, melaksanakan penertiban terhadap 105 bangunan dengan luas lahan mencapai 9.449 m2 di sekitar Stasiun RangkasBitung.

Langkah penertiban ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan Stasiun Rangkasbitung. Dimana sejak perjalanan KRL sampai ke Stasiun Rangkasbitung, animo masyarakat menggunakan jasa angkutan kereta api terus meningkat, dari sebelumnya hanya berkisar 6.000 penumpang per hari, sejak adanya perjalanan KRL menuju Jakarta, jumlah penumpangnya meningkat berlipat, dimana pada hari biasa mencapai 15.000 penumpang per hari. Sementara di waktu week end bisa mencapai 25.000 penumpang per harinya.

“Hal inilah yang mendasari kegiatan penertiban, dimana lahan hasil penertiban akan digunakan untuk pembangunan berbagai fasilitas pelayanan sesuai Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Transportasi Kereta Api,” kata Suprapto Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta ditemui, Kamis (3/8/2017).

Baca Juga : PT KAI Akhirnya Bongkar Seluruh Kios di Jalur Stasiun Rangkasbitung

Dikatakannya, diharapkan dengan adanya berbagai layanan fasilitas ini, bisa meningkatan kenyamanan para pengguna jasa angkutan kereta api di wilayah Rangkasbitung.

“Adapun fasilitas tersebut diantaranya penyediaan lahan parkir, perluasan toilet, musholla, ruang ibu menyusui, ruang loket, ruang tunggu penumpang dan lain sebagainya,” pungkasnya. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *