PNS Cilegon Dijambret di Depan Rumah, Emas 25 Gram Raib

CILEGON HUKUM

CILEGON – Uang sebesar Rp 3 juta, dan Emas seberat 25 gram milik seorang PNS di Kementerian Agama Kota Cilegon raib digondol pencuri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (3/7/2018) kemarin.

Menurut pengakuan Sulcha (50) korban pencurian warga Jalan Ketumbar B 1 No 7 BBS II RT 03 RW 10, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, peristiwa bermula ketika dirinya sedang duduk di serambi rumahnya datang seorang pemuda yang langsung menjambret tasnya yang berisi uang dan perhiasan.

Penjambret berhasil membawa tas miliknya berwarna hitam, sambil mengatakan maaf ya bu, dan pemuda itu langsung berlari menghampiri temannya yang sudah menunggu di motor.

Sulcha sempat tidak sadar sejenak, namun seketika langsung berteriak dan kedua orang itu langsung menancap gasnya.

“Setelah tas saya dijambret oleh kedua pemuda itu saya langsung berteriak, namun pemuda itu sudah jauh dengan membawa tas saya,” ucap Sulcha kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, di dalam tas tersebut terdapat perhiasan Emas 25 gram dan uang sebesar Rp 3 juta dan STNK.

TAS DITEMUKAN DI KEBUN

Tidak menunggu waktu lama, akhirnya tas hitam milik Sulcha ditemukan oleh warga yang bernama Santirin (55) di kebun di lokasi Link Curug Gerotan RT 02 RW 06, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, dengan kondisi sudah acak – acakan.

“Sekitar jam 07.30 WIB pagi, ketika saya sedang memetik daun pisang di kebun samping rumah saya melihat tas hitam dengan kondisi sudah acak – acakan dan saya mendapatkan KTP atas nama Sulcha dan saya langsung menghubungi adik saya yang kebetulan pegawai di Kelurahan Bagendung, dan akhirnya adik saya menghubungi Lurah Ciwaduk,” ujar Santirin.

Setelah dihubungi oleh Lurah Ciwaduk Rohimin, akhirnya Sulcha bergegas untuk memastikan tas tersebut dengan didampingi Lurah Ciwaduk, Babinsa dan Bhabinkantibmas mereka langsung menuju tempat di temukannya tas tersebut.

Setelah diperiksa olehnya isi tas tersebut uang sebesar Rp 3 juta dan Emas 25 gram dan STNK raib digondol penjambret.

Di tempat yang sama, Rohimin selaku Lurah Ciwaduk mengaku prihatin atas peristiwa ini dan mengimbau untuk warga selalu waspada.

“Dengan peristiwa ini saya turut prihatin dan saya mengimbau untuk warga selalu waspada agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan ketika melihat ada kejanggalan, sebaiknya masyarakat melaporkan ke Bhabinkantibmas yang ada di Kelurahan,” tukasnya. (*/Red)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *