PPDB Online SMP Negeri di Cilegon Juga Banyak Dikeluhkan Warga

CILEGON PENDIDIKAN

CILEGON – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem online yang mengalami problematika serius, ternyata tidak hanya terjadi di tingkatan SMA/SMKN yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Diskominfo Banten.

Faktanya, sistem online untuk PPDB tingkat SMP Negeri di Kota Cilegon yang mulai dibuka pada Rabu (4/7/2018) hari ini juga banyak menuai masalah.

Sistem pendaftaran online SMP Negeri yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon ini banyak mendapat keluhan dari masyarakat.

Sejumlah masalah yang ditemukan, seperti website page yang sulit diakses sampai kepada kesalahan sistem data base, yang membuat para pendaftar merasa kecewa.

Fita (21), warga Kelurahan Cilegon, mengeluhkan sistem PPDB Online itu. Ia menilai, sistem online yang dibuat oleh Tim IT dari Pemerintah Kota Cilegon seperti asal-asalan tanpa perencanaan yang matang.

“Iya mas, ini saya sampai ke sekolah, saya mendaftarkan ponakan ke SMPN 2 Cilegon. Saya mengisi biodata dengan benar, tapi setelah data terverifikasi malah terdaftar atas nama yang berbeda, saya cek ke sekolah juga sama hasilnya setelah dicek. Katanya tunggu dari Dindik,” jelas Fita kepada faktabanten.co.id pada Rabu, (4/7/2018).

Menanggapi hal itu, Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Al-Khairiyah Cilegon, Sobirin, mengatakan, dalam sistem data base dikenal dengan yang namanya Primary Key dan Foreign Key, itu yang menyambungkan antar data base sehingga sinkron semacam Hyperlink dalam program Ms. Office.

“Bedanya jika Primary Key itu hanya satu data base, Foreign Key itu bisa dua data base menggunakannya, data base itu yang terdapat dalam sistem seperti PPDB online. Jika itu yang rusak atau error maka harus dirombak dari awal,” jelas Sobirin.

Ia juga menilai, kualitas sistem PPDB Online yang dimiliki Dindik Kota Cilegon ini, masih terlihat lemah dalam perencanaannya.

“Bisa dikatakan ini perencanaan kurang matang, antara tidak tahu atau kurang kerja tim, tapi kesemuanya itu kurang logis mengingat ini Dindik Kota Cilegon,” jelas aktivis Mahasiswa Cilegon itu.

Hingga berita ini diturunkan, pejabat Dindik Kota Cilegon sendiri belum bisa dimintai konfirmasinya terkait banyaknya keluhan dari masyarakat calon pendaftar atas PPDB Online ini. (*/Doa-Emak)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *