Produk UMKM Lokal Dipasarkan di Festival Tanjung Lesung

EKONOMI PANDEGLANG WISATA

PANDEGLANG – Puluhan produk unggulan dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal dipasarkan di Festival Tanjung Lesung 2018. Pameran dan bazar produk ini akan dipamerkan selama kegiatan berlangsung, mulai Jumat, 28 hingga 30 September 2018.

Expo dan bazar ini menjadi kesempatan bagi para pengusaha muda untuk memasarkan produk unggulannya.

Ada berbagai stand yang didirikan pada kegiatan tersebut untuk para pengusaha UMKM, salah satunya stand komunitas Pandaya yang diisi oleh beragam produk milik kaum milenial.

Dikatakan Siti Nur Khafzoh yang berjaga pada stand tersebut, bahwa kegiatan Festival Tanjung Lesung ini sangat baik bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka.

“Kegiatan seperti ini akan banyak pendatang baik dari luar daerah maupun dari wilayah lokal, tentu ini menjadi kesempatan bagi para pengusaha muda untuk memamerkan produk usahanya, siapa tahu banyak diminati oleh pengunjung kalau sudah diletakkan di meja stand,” ucapnya.

Selain itu, Ia mengaku persaingan usaha pada saat ini memang ketat, pasalnya tidak sedikit orang yang berkembang dan sukses dalam menjalankan UMKM apalagi perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih sehingga mempermudah akses para pengusaha melakukan penjualan produknya.

“Kalau barang yang di stand habis terjual, kita juga bisa menjual produk di sosial media, yang penting ada sample yang bisa dilihat oleh para pengunjung,” katanya.

“Pandaya ini kan diisi oleh beragam produk, pemiliknya kaum milenial yang berjiwa pengusaha, jadi optimis aja dulu untuk belajar dari hal kecil, siapa tahu selama kegiatan ini berlangsung ada rejeki yang datang, yang penting kecepatan untuk tampil dan terus berusaha, semangat tidak menurun juga mau capek,” imbuhnya.

Ia juga berharap, pelaku UMKM dapat semakin berperan dalam menggerakkan roda ekonomi, selain untuk memperkuat ekonomi bangsa secara formal, juga bisa memperluas kesempatan untuk memperoleh akses terhadap dukungan finansial.

“Mudah-mudahan para pengusaha UMKM dapat terus berkembang, biar semakin banyak hasil UMKM Indonesia menembus pasar internasional. Urusan harga modal itu nomor dua, yang penting kecepatan dan kemudahan akses,” tandasnya.(*/Dave)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *