www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten
Pemkot_Al-Khairiyah Ramadhan

Proklim Kelurahan Randakari Cilegon Sulap Lingkungan Industri Lebih Asri

0
Laz Harfa

CILEGON – Berlokasi di tengah-tengah kawasan industri tidak menyurutkan niat warga Lingkungan Sukasari RT 02/01 Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon untuk melakukan kegiatan penghijauan.

Dengan memanfaatkan lahan yang ada di halaman rumah, para warga berinovasi melakukan penghijaun dengan menanam bermacam-macam tanaman, baik tanaman yang bisa dikonsumsi maupun tanaman hias.

LMP_Helldy Ramadhan

Tidak sampai disitu saja, para warga juga membuat kreasi lukis dengan media dinding-dinding rumah untuk mempercantik dalam mendukung program Kampung Iklim (Proklim).

Menurut Lurah Randakari, Suimah, yang melatarbelakangi dibentuknya program Proklim ini, karena Kelurahan Randakari merupakan daerah industri dimana sehari-harinya warga bergelut dengan udara yang panas dan berdebu.

“Sebenarnya program ini telah di gagas tahun 2016 lalu, saya bersama warga mengajak untuk melakukan penghijauan dengan memanfaatkan halaman rumah warga, alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras saat ini telah terbentuk Kampung Iklim ini, Tanaman yang ditanampun berbagai macam seperti Sawi, Tomat, Seledri, Kangkung dan Cabai Rawit (Cengek),” terangnya, Rabu (19/9/2018).

SOHIB_CCSR__RAMADHAN

Proklim ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik kepala keluarga, ibu-ibu dan pemuda di lingkungan padat penduduk tersebut.

“Kegiatan Proklim yang melibatkan semua masyarakat ini didominasi para ibu-ibu dan remaja, dikarenakan selain mempunyai banyak waktu para ibu-ibu lebih telaten dalam hal tanam menaman. selain itu, membentuk kelompok wanita tani kita juga membentuk Koperasi yang tujuannya untuk mensejahterakan anggotanya,” jelasnya.

Selain itu Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Rohyatul Miskah menambahkan, Untuk Kelompok Wanita Tani Maju Makmur, selain menaman berbagai jenis tanaman dan sayuran juga membentuk koperasi penghijauan menanaman di masing-masing SUB.

“RT 1 seledri, cengek, kangkung, sawi dan tomat memnfaatkan lahan yang sempit dengan menggunakan sistem hidroponik dan polybag. Bank sampah, lumbung ilmu, koperasi biwara dan kelompok tani,” terangnya.

Menurutnya, dengan adanya konsep seperti ini sangat membantu terutama mendapatkan penghasilan dari masing-masing sub itu sendiri.

“Untuk pengelolaannya sudah terorganisir dengan baik, dengan harapan terus berkembang menjadi pusat dari percontohan bagi RW yang belum melakukan penghijauan,” tutupnya. (*/Asep-Tolet)

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

error: www.faktabanten.co.id