PT KBS Dinilai Sangat Peduli dalam Pemberdayaan dan Prioritaskan SDM Lokal

CILEGON – PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) memastikan dalam rekrutmen tenaga kerja mengutamakan SDM lokal untuk mengisi lowongan yang dibuka oleh perusahaan selama ini. Hal ini ditegaskan Dedi Juwanda selaku Sekretaris Perusahaan PT KBS saat menggelar konferensi pers di Rumah Makan Makassar, Jalan Raya Anyar – Cilegon, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Jumat (4/8/2017).

Menurutnya dalam rekrutmen SDM kali ini, PT KBS membutuhkan 20 orang laki – laki yang akan di tempatkan sebagai operator crane dan itupun akan diisi oleh warga ring satu sekitar perusahaan yakni dari Kelurahan Tegal Ratu.

KBS sendiri dalam pembukaan lowongan kerja, selama ini selalu melibatkan semua pihak termasuk Pemerintah Daerah.

Hal ini ditegaskan manajemen PT KBS untuk meluruskan tudingan dari Karang Taruna Meriam Baja Tegal Ratu saat menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (3/8/2017) kemarin.

“Jadi kekhawatiran Karang Taruna Meriam Baja terkait perekrutan tenaga kerja yang dinilai mereka kurang transparan itu tidak benar. Kami sudah berkoordinasi dengan Disnaker Kota Cilegon dan untuk tahapan seleksi, kami juga mengandeng Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan yang pasti kami akan mengedepankan wilayah ring satu terutama warga Tegal Ratu,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Dedi, terkait pengelolaan CSR, PT KBS sudah melakukan sesuai dengan ketentuan.

“Sesuai dengan amanat Pak Dirut kami telah mengelontorkan dana CSR nilainya ratusan juta rupiah kepada warga yang terdiri dari enam Kelurahan yang ada d Kecamatan Ciwandan. Banyak program CSR kami jalankan dengan melibatkan masyarakat, jadi apa yang di tuduhkan teman – teman Karang Taruna itu tidak benar, bahkan di setiap proposal yang masuk untuk meminta bantuan pasti kami tindak lanjuti, karena tanpa proposal kami tidak bisa melakukan bantuan itu,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Riswandi Akbar, Ketua Gabungan Pemuda Tegal Ratu (Gaputra), menilai tuduhan dari Karang Taruna Meriam Baja Kelurahan Tegalratu terhadap PT KBS sangat tidak benar dan tidak berdasar.

PT KBS sendiri dinilai sangat aktif dalam pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Gak benar itu semua yang dilakukan manajemen KBS itu sudah sesuai, bahkan dalam rekrutmen tenaga kerja, Gaputra sebagai wadah pemuda juga dilibatkan, namun kami juga berusaha akan memperjuangkan warga ring satu untuk mengisi lowongan tersebut,” tegas Riswandi.

Gaputra sendiri selama ini memantau PT KBS yang sudah sangat peduli kepada masyarakat sekitar. Keberadaan PT KBS selama ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Dan untuk dana CSR saya kira PT KBS sudah berbuat banyak seperti pelatihan alat berat bagi pemuda ring satu dan sudah tidak terhitung bantuan PT KBS kepada masyarakat Ciwandan, tetapi walaupun begitu kami akan duduk bareng dengan pengurus Karang Taruna untuk memecahkan masalah ini agar Ciwandan kondusif,” tukasnya. (*)