Pungli Program Lisdes di Desa Sangiang Malingping Dikeluhkan Warga

LEBAK

LEBAK – Program Listrik Desa (Prolisdes) Gratis berupa pemasangan instalasi KWH dan instalasi rumah yang diketahui sumber anggarannya berasal dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dikeluhkan penerima bantuan program tersebut.

Hal itu diungkapkan salah seorang warga Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, RB (55) yang mengaku merasa terbebani atas biaya yang diminta oleh panitia Prolisdes tersebut.

“Benar pak, kami dibebankan biaya sebesar Rp 300.000 per KWH, sebenarnya boro-boro buat bayar KWH, buat makan aja susah. Tapi karena pihak panitia terkadang tetap memaksa, mau nggak mau kita bayar akhirnya,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (7/7/2018).

Dikatakan RB, sepengetahuan dirinya, Prolisdes tersebut diberikan Pemerintah Provinsi Banten secara gratis kepada masyarakat yang tidak mampu dan tidak memiliki penerangan seperti dirinya.

“Besaran nominal pungutan biaya yang dibebankan kepada RTS Prolisdes Desa Sangiang bervariatif,” ujarnya.

Hal senada pun turut disampaikan warga Desa Sangiang lainnya, MW (38) yang mengatakan bahwa ada pengalihan sambungan kepada warga lainnya karena si penerima tidak mampu membayar biaya pemasangan yang dibebankan tersebut.

“Ada juga salah satu warga lansia yang seharusnya mendapatkan sambungan, akibat tidak mampu membayar beban sebesar Rp 300.000, KWH untuk si penerima tersebut dialihkan ke rumah warga lainnya,” ungkap MW.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini Dinas ESDM Banten bisa mengevaluasi program Prolisdes tersebut, khusunya untuk wilayah Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

“Kami berharap pemerintah tidak membebankan biaya kepada masyarakat dalam program Prolisdes, khususnya kami warga tidak mampu,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih mencoba melakukan konfirmasi terhadap instansi terkait, dalam hal ini Dinas ESDM Provinsi Banten, namun belum ada jawaban dari pihak terkait. (*/Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *