Razia Diduga Bocor, Tak Ditemukan Tahu dan Makanan Berformalin di Pasar Kranggot

CILEGON

CILEGON – Razia yang dilakukan Tim Satgas Ketahanan Pangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan Kota Cilegon dan Satgas Pangan Polres Cilegon di Pasar Tradisional Kranggot, Sabtu dinihari tadi (17/6/2017) diduga informasinya telah bocor. Sehingga razia kali ini tidak membuahkan hasil apapun.

Padahal sidak kali ini petugas sudah berupaya menyetop semua mobil pengangkut tahu. Satu persatu sampel tahu diperiksa oleh petugas dari hasil 25 sampel yang diperiksa semuanya negatif,
dan tidak ditemukan satupun tahu yang mengandung formalin.

Salah seorang penguji, Riris Sinaga Kasi Kefarmasian Alkes dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga pada Dinkes Kota Cilegon mengatakan, dari sampel yang kita uji semuanya negatif dan tidak satupun mengandung bahan berbahaya seperti formalin.

“Dari 23 sampel tahu dan 2 cincau dari 10 perusahaan setelah kita uji semuanya negatif,” katanya, Sabtu dinihari (17/6/2017).

Riris menerangkan, kesemua pengrajin tahu yang kita periksa semuanya berdomisili di Kota Cilegon dan Serang, sementara tidak nampak pengrajin yang berasal dari Tangerang. Ia menduga kemungkinan pengrajin dari Tangerang tidak datang ke Pasar Kranggot, karena sudah mengetahui kalau ada razia.

“Yang kita periksa kesemuanya dari pengrajin dari Cilegon dan Serang sementara pengrajin dari Tangerang tidak tampak. Kemungkinan razia ini bocor sehingga pengrajin dari Tangerang tidak mengisi ke Pasar Kranggot,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Kranggot Muhibin Hasan membenarkan kalau uji kali ini semuanya tidak ada satupun tahu dan cingcau yang di temukan mengandung zat berbahaya seperti formalin.

“Dari uji yang dilakukan Dinkes semuanya tidak ada satupun yang mengandung zat berbahaya dan semuanya negatif,” tukas Muhibin. (*)
Penulis: Adam RT.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *