Rumah Ambruk di Cilegon Tak Dapat Bantuan, Aktivis: Harusnya Pemerintah Melayani

CILEGON

CILEGON – Melihat kondisi rumah keluarga Ibu Sumiyati, warga Link Rokal RT 04/10 Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, yang begtu memprihatinkan.

Kondisi rumah yang ambruk sekitar setahun lalu dan sampai saat ini tidak kunjung mampu untuk memperbaikinya dikarenakan keterbatasan ekonomi yang dialaminya.

Menyikapi persoalan ketimpangan sosial tersebut, Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Banten, Rizkal Hakim menyesalkan hal tersebut. Pasalnya, Kota Ciegon yang begitu kaya dengan potensi sektor industri, perdagangan dan jasa yang begitu besar, akan tetapi masih ada warganya yang tidak hidup layak seperti Ibu Sumiyati.

“Pemerintah yang harusnya melayani masyarakat, tapi kondisi di Cilegon terbalik, malah masyarakat yang melayani pemerintah, sungguh sangat disesali kejadian seperti ini,” kata Rizkal Hakim, yang juga mahasiswa aktif di UIN SMH Banten kepada faktabanten.co.id Senin (9/4/2018) malam.

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Banten, Rizkal Hakim / dok

Selain itu, Rizkal yang merupakan bagian masyarakat di Kota Baja ini, sangat menyayangkan dengan masih adanya warga Cilegon yang hidupnya tergolongan tidak mampu. Menurutnya, para pemimpin di Kota Cilegon layaknya meniru sosok tauladan Umar bin Khattab yang tidak membiarkan rakyatnya kelaparan.

“Seharusnya pemerintah mencontoh kisah Umar Bin Khattab yang rela miskin demi rakyatnya, karena bagi dia sebuah jabatan adalah musibah. Ini malah rakyat nya yang suruh berusaha bekerja keras,” ujar alumni MAN 1 Cilegon ini.

Lebih lanjut, ia pun berharap pemerintah bisa cepat tanggap saat melihat keadaan seperti yang dialami oleh keluarga ibu Sumiyati ini. Sebab rumah tempat tinggal adalah kebutuhan primer bagi rakyat, yang harus dicarikan solusinya oleh para pemimpin.

“Saya sebagai mahasiswa menuntut pemerintah untuk memperbaiki dan membantu yang terbaik untuk ibu Sumiyati dan rakyat yang membutuhkan, saya yakin pemimpin bisa intervensi hanya soal masalah administrasi, terlebih untuk rakyat nya yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujarnya tegas.

Rizkal berharap kepedulian dan peran serta pemerintah sangat penting untuk dapat mengetahui kondisi rakyatnya.

Terutama Rizkal menyoroti lemahnya peran dan fungsi Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan, serta para anggota DPRD yang mengaku mewakili rakyat.

“Yang saya tahu di Link Rokal itu ada anggota dewan, dan dekat pusat kota di tengah-tengah kota, masa hal seperti ini nggak bisa dicarikan solusinya. Jika kita mampu melakukannya mengapa tidak? Ini demi kesejahteraan rakyat kok. Bukan untuk kepentingan sendiri. Maka jangan menganggap remeh suatu perkara dan lakukan yang terbaik demi umat,” tutupnya. (*/Temon)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *