Satpol PP Kota Serang Amankan Mobil Box Berisi 100 Dus Miras

HUKUM SERANG

SERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang, berhasil mengamankan mobil box berisi minuman keras (miras) di daerah Jl Sam’un Bakrie, Kp Domba, Kota Serang, hari Selasa 13 Maret 2018 kemarin.

Kasatpol PP Kota Serang, Maman Lutfi menyatakan, bahwa hal tersebut merupakan salah satu komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman, khususnya dalam memberantas peredaran miras yang marak di Kota Serang.

“Ada beberapa pendekatan yang dilakukan pada saat operasi. Yang pertama ialah operasi pengecer, kedua gudang dan ketiga distributor,” kata Maman Lutfi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/3/2018).

“Yang dua sudah dilakukan, dan yang ketiga baru kemaren,” imbuhnya.

Maman menjelaskan, bahwa ketiga hal tersebut merupakan siklus yang membuat maraknya peredaran miras di Kota Serang.

“Kita sudah melakukan pengintaian selama dua minggu, dan kemaren terindikasi satu kendaraan yang berisi miras,” ujarnya.

Ia pun membeberkan terkait diamankannya kendaraan berisi miras tersebut, dimana pihaknya sudah melakukan pemantauan sejak rest area bogeg, keluar Serang Timur, dan terus diikuti.

“Namun pemantauan sempat terhenti karena mobil ke arah Ciruas. Karena bukan wilayah, kita off dulu. Tapi dia balik lagi, setelah masuk wilayah Kota, baru kita ikuti kembali, sampai mobil terhenti di daerah Domba,” paparnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB Selasa kemarin, mobil box tersebut berhasil diamankan oleh satuan Pol PP Kota Serang, kemudian mobil tersebut dibawa ke kantor Pol PP Kota Serang guna menjalani pemeriksaan.

“Sekitar 100 dus berisi minuman keras berjenis bir dan anggur merah berhasil diamankan dari dalam mobil tersebut,” ungkap Kasatpol PP.

Namun hanya muatan miras dalam mobil tersebut yang disita pihak Pol PP, sementara untuk kendaraan mobil box dan si sopir berserta kernetnya yang diduga berasal dari Tangerang di lepaskan karena dinilai tidak terindikasi adanya pidana.

“Saya juga sempat nanya ke Kapolres terkait penindakan kendaraan, karena saya sadar untuk hal itu bukan ranah saya. Jadi selama tidak ada unsur pidana, kendaraan kita cuma kasih peringatan dan kita lepas tapi isinya kita sita,” paparnya.

Pemutusan mata rantai peredaran miras tersebut dilakukan sebagai komitmen dan strategi dari Kasatpol PP Kota Serang terhadap maraknya peredaran Miras di Kota Serang, dengan berbagai tahap dan proses yang dilakukan mulai dari pengecer.

“Sebagai bentuk komitmen, kesal juga karena setiap razia ke pengecer dapatnya sedikit, udah mah ngantuk” kelakarnya.

Kasatpol PP pun menyatakan terkait peredaran miras di Kota Serang sudah berada pada zona kuning, dan menghimbau dari sisi aturan kepada pedagang, khususnya pedagang eceran harus memiliki rekomendasi dari kelurahan dan kecamatan.

Disinggung seberapa optimis pihak Pol PP dalam memberantas peredaran miras di Kota Serang, ia mengatakan, “Secara maksimal mungkin tidak, tapi setidaknya minimal saya berbuat dulu lah, mencoba menegakkan aturan yang ada,” tutup Kasatpol PP. (*/Ndol)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *