Soal Dualisme KNPI, Sirojudin: Gak Masalah yang Penting Bersatu untuk Pembangunan Banten

SERANG – Kandidat Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Sirojudin Alfarisiy berharap Musyawarah Daerah (Musda) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini tidak menyisakan masalah baru.

Menurutnya, Musda KNPI Banten 2017 ini harusnya menjadi momentum kebangkitan pemuda bukan malah menjadikan perpecahan di tingkat pemuda.

Menyikapi fakta adanya perpecahan di tubuh organisasi KNPI, di tingkat nasional yang juga berimbas dualisme di Provinsi Banten, Siroj menganggap hal itu adalah dinamika dunia organisasi kepemudaan.

Namun Siroj berharap kendati banyak perbedaaan yang terpenting harus bisa bersatu dalam berbuat yang terbaik untuk agenda positif kepemudaan dan juga mendukung pembangunan daerah.

“Mau ada 2, 4, bahkan 10 organisasi kepemudaan, kalau pemudanya kompak gak ada masalah,” ujar pria yang akrab disapa Siroj ini kepada faktabanten.co.id, Sabtu (20/5/2017).

Musda KNPI yang seyogyanya menjadi ajang pematangan demokrasi, menurut Siroj, tidak boleh diarahkan kepada hal-hal yang malah merugikan pemuda itu sendiri.

“Musda ini harusnya menjadi pembelajaran demokrasi bagi kita jangan sampai ada perpecahan,” katanya.

Ia juga menginginkan kegiatan-kegiatan KNPI kedepannya lebih fokus pada kegiatan kepemudaan dan membangun harmonisasi dan koordinasi yang baik antar organ kepemudaan di Banten.

Hal ini penting agar pemuda dengan segara kecemerlangan pemikiran dan ide-idenya, bisa memberikan sumbangsih besar untuk pembangunan Banten.

“Bukan kepentingan politis sesaat saja,” tegas Kepala SMK Al-Ikhlas Jawilan ini.

Diketahui saat ini KNPI Banten memiliki dua kepengurusan yang akan menggelar Musda dalam waktu dekat ini adalah dibawah Kepemimpinan ketua saat ini Tanto W Arban. Sedangkan kubu lainnya yakni dibawah pimpinan Ali Hanafiah. (*)

Penulis: Yosep.