Tanto Pastikan Bencana Tsunami Tidak Pengaruhi Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban memastikan, bahwa bencana alam tsunami yang melanda dua kabupaten Serang dan Pandeglang pada sabtu (22/12/2018) kemarin, tidak akan mempengaruhi pembangunan jalan tol serang-panimbang.

Kepastian tidak terganggunya pembangunan jalan tol itu berdasarkan hasil laporan progres pembangunan yang diberikan oleh perusahaan pemenangnya tender yakni PT. Wijaya Karya (WIKA).

“Wika terus memberikan report (laporan) progres perkembangan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir jalan tol ini pasti jadi dan tidak terpengaruh akan bencana tsunami kemarin,” ungkap Tanto Warsono Arban saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten pandeglang, pada Kamis (10/1/2019).

Meski begitu, pihaknya juga sempat khawatir dengan adanya musibah gelombang tsunami kemarin sejumlah proyek strategis nasional yang ada di provinsi Banten khususnya Kabupaten Pandeglang ditinjau ulang atau dihentikan.

“Tapi kemarin kami sempat khawatir jika sejumlah proyek Strategis Nasional akan ditinjau ulang termasuk pembangunan jalan tol Serang-Panimbang,” Bebernya panjang lebar.

Tanto optimis jika pembangunan jalan tol Serang-Panimbang bisa selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan, meski banyak kendala dalam proses pembebasan lahan disejumlah wilayah yang ada di dua kabupaten tersebut.

“Tidak perlu khawatir jadi jalan tol serang-panimbang pasti selesai tapi progresnya (pembangunannya-red) dari serang dulu dan progresnya sekarang tidak berhenti tetap masif dan cepat,” tandasnya

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pandeglang, Kurnia Satriawan membenarkan jika terjangan gelombang tinggi tsunami yang terjadi kemarin tidak menghambat pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.

Pasalnya, proses pembebasan lahan atau pembayaran lahan yang akan digunakan untuk jalan tol itu tetap berjalan.

“Gak lah, tol tetap dibangun. Kan proses pembayaran lahan sedang berlangsung, tapi kalau berapa jumlah lahan warga yang sudah dibayar, saya belum tahu, coba tanyakan ke BPN,” ujarnya. (*/Gatot)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *