Betonisasi Jalan Bulakan Tanpa TPT dan Drainase Menyebabkan Air Menggenangi Rumah Warga

CILEGON

CILEGON, FB – Pembangunan Jalan beton di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, oleh Pemkot Cilegon dinilai tanpa perencanaan yang matang.

Dengan kondisi Lingkungan Bulakan yang berbukit, betonisasi jalan tanpa dibarengi dengan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di lereng bukit, serta tidak adanya saluran drainase, ini menyebabkan air masuk dan menggenangi ke dalam rumah warga.

Fahruji, warga setempat mengatakan sebelum adanya pembangunan jalan, pihak pemerintah tidak ada sosialisasi terlebih dahulu kepada warga setempat.

Fahruji menilai, sebelum dibeton, pembangunan yang paling penting adalah TPT dan saluran air.

“Banyak lokasi jalan yang langsung bawahnya itu jurang atau tebing. Kondisi tanah disini bukan jenis berbatu, tapi hanya tanah yang punya potensi longsor,” kata Fahruji, Rabu 7 Desember 2016.

Lebih lanjut, pembangunan beton jalan saat ini malah menimbulkan air dari atas jalan turun kedalam rumah warga, karena air tidak bisa mengalir dikarenakan tertahan dengan jalan beton yang cukup tinggi.

“Ada beberapa rumah yang kebanjiran, karena air dari atas turun dan mengendap di depan rumah. Tidak bisa keluar karena sudah tidak ada saluran airnya,” kata Fahruji.

Sementara Ketua LSM Rumah Hijau, Supriyadi, menilai pembangunan betonisasi jalan yang sedang dikerjakan di Kelurahan Bulakan tersebut tanpa ada kajian kontruksi tanah terlebih dahulu, padahal sebelum dibangun keberadaan TPT dan drainase adalah sama pentingnya.

“Disini ada kelalaian dari pemegang proyek dan pengawas proyek. Perlu diketahui, bahwa kondisi bumi atau pun lapisan tanah setiap tahunnya mengalami pergerakan atau gesekan. Kerusakan jalan pecah atau terbelah yang sering terjadi itu salah satu contoh akibat gesekan lapisan tanah,” kata Supriyadi.

Lebih lanjut Supriyadi menekankan, bahwa pembangunan betonisasi jalan yang menyerap APBD sangat besar, seharusnya sudah memikirkan persoalan tata lingkungan untuk jangka panjang. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *