Tonno Sapoetro Didorong Duduki Kursi Dirut PT PCM

CILEGON

CILEGON – Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) Tonno Sapoetro, yang kabarnya akan memasuki usia pensiun pada bulan Mei 2018 nanti, merupakan sosok yang dianggap sukses menahkodai anak perusahaan BUMN PT Krakatau Steel (KS).

Seiring dengan rencana berakhirnya jabatan Tonno di KBS, sejumlah pihak mulai mendorong dan menyuarakan agar Tonno Sapoetro dipilih untuk memimpin BUMD Kota Cilegon, yakni PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).

Meskipun pada Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pada dasarnya tidak ada ketentuan tentang batas usia seseorang dapat diangkat sebagai direksi. Yang diatur adalah soal persyaratan pengangkatan direksi dalam jangka waktu tertentu dan larangan pengangkatan direksi tanpa batas waktu. Hal ini menghindari faktor kejenuhan dari direksi itu sendiri.

Diusungnya Tono Sapoetro menduduki kursi Dirut PT PCM pasca lepas dari KBS nanti, diserukan oleh aktivis Kota Cilegon Isbatullah Alibasja, dalam status Facebooknya. Selain menulis keberhasilan kepemimpinan Tonno Sapoetro di KBS, bahkan Isbat menyebut sosok Tonno sebagai Napoleon Bonaparte-nya Krakatau Steel.

Isbat juga sengaja memunculkan wacana pergantian Dirut PCM, lantaran banyak pihak yang menyoroti lambannya kinerja Dirut PT PCM saat ini Zamhari Hamid, khususnya dalam merealisasikan Pelabuhan Warnasari.

Diketahui, walaupun Groundbreaking Pelabuhan Warnasari sudah dilakukan sekitar setahun yang lalu oleh Walikota Cilegon non aktif Tb Iman Ariyadi, namun akses jalan menuju ke lokasi saja hingga saat ini tampak belum terlihat. Sehingga ia menginginkan Zamhari untuk diganti oleh Tonno Sapoetro.

Berikut ini tulisan status Isbatullah Alibasja yang diunggah melalui akun Facebook Selasa (16/1/2018) dinihari:

“TONO SAPUTRO Tono malang-melintang meniti karier di Krakatau Steel, sewaktu bertugas di divisi pengadaan KS, Tono Saputro memiliki konsep mengawinkan pengusaha jakarta dangan pengusaha lokal, pengusaha lokal dipacu untuk belajar dan mengejar ketertinggalan dari sisi manajerial dan jaringan, pengusaha jakarta diminta untuk membina pengusaha lokal. Simbiosis mutualisme! Setelah itu beliau sempat menjadi GM Keamanan dan Umum KS, lalu menjadi Direktur Pengembangan Usaha di KIEC, sempat tertahan agak lama di KIEC, potensi leadershipnya belum terkuak maksimal. Kesempatan itu kemudian datang, ia ditunjuk menjadi Dirut KTI sebentar lalu dipindahkan menjadi Dirut KBS, pada posisi akhir ini Tono Saputro menunjukan kemampuan leadershipnya, banyak gebrakan yg ia lakukan di internal KBS, bahkan keinginan Pelindo yg ingin menguasai bisnis dermaga KBS ditentang keras oleh beliau, ia kukuh mempertahankan prinsipnya di depan BOD, BOC bahkan Kementrian BUMN, beliau menganggap bahwa KBS adalah aset strategis KS yg harus dipertahankan.

Selain itu komitmen Tono Saputro terhadap pengusaha lokal sangat baik, pengusaha lokal diberi kesempatan luas untuk mengembangkan diri dan menunjukan kemampuannya. Malam ini sebelum pensiun di bulan mei, pak Tono Saputro mengumpulkan pengusaha lokal untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait rekomendasi pengganti beliau kedepan, dengan penuh keharuan pengusaha lokal menyampaikan testimoni kepada beliau untuk tetap berjuang demi kepentingan masyarakat cilegon pada khususnya dan banten pada umumnya.

Pengusaha lokal juga berharap pengganti beliau memiliki semangat dan komitmen yg sama dengan beliau. Next, kami berharap beliau membantu PD.PCM untuk mewujudkan cita-cita besar masyarakat Cilegon untuk memiliki pelabuhan sendiri, pelabuhan warnasari!. Tanpa mengurangi rasa hormat, menurut kami kiprah Pak Jamhari di PD.PCM lamban dalam merealisasikan mimpi besar masyarakat cilegon terkait pelabuhan warnasari.

Alangkah baiknya jika Plt.Walikota Cilegon mempertimbangankan Tono Saputro untuk menggantikan posisi Jamhari. Dengan bekal strong leadeship dan kemampuan loby yg handal Tono Saputro bisa menjadi opsi yg rasional untuk mengganti kepemimpinan Jamhari di PD.PCM. Kami menjuluki Tono Saputro sebagai Napoleon Bonaparte-nya Krakatau Steel!. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus berjuang demi cilegon dan banten yg lebih baik!.”

Dukungan juga disampaikan oleh masyarakat Kota Cilegon yang diketahui juga pegawai PT KS, seperti yang dituliskan oleh Imam Sugiarto:

“Bravo…sangatlah tepat…ayo…dukung beliau…untuk mewujudkan cita2 yg besar ini utk Kota yg kita Cintai ini,”

Dukungan serupa juga disampaikan warga Cilegon lainnya, Mang Imat Imat:

“Beliau dengan segala kekurangan dan kelebihannya telah terbukti kenerjanya, KBS hari ini hanyalah salah satu bukti saja, akan sangat menyedihkan bila sang Napoleon Van Banten ini dibajak oleh perusahaan lain yg sejenis. Dan kita lagi lagi terlambat karena
warga Cilegon lainnya,” tulis Imat. (*/Ilung)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *