Wakil Bupati Keluhkan Kinerja ULP Pandeglang yang Lamban

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Tanto Warsono Arban, Wakil Bupati Pandeglang menilai bahwa Lelang Pengadaan Barang dan Jasa yang dilaksanakan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang sangat lamban dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Banten. Pasalnya pengadaan lelang sampai saat ini baru mencapai 45 persen dari 312 proyek.

“Dari informasi yang didapat dari sejumlah pengusaha, Pandeglang mundur beberapa langkah dalam hal lelang pengadaan barang dan jasa dibandingkan Kabupaten Lebak dan Serang yang saat ini sudah tayang,” ujarnya di saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Senin kemarin (10/4/2017).

Tanto mengaku bahwa ia telah melakukan rapat koordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan para SKPD yang lain, mengenai progress tahapan lelang pengadaan barang dan jasa yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Tanto mempertanyakan apa yang menjadi kendala sehingga tahapan lelang masih belum rampung hingga saat ini.

“Tadi kami melakukan rapat koordinasi mengenai progress tahapan lelang, tapi ternyata tahapan lelang kita baru mencapai 45% dari total Penunjukan Langsung 312 proyek,” ujarnya.

Tanto berharap ULP, untuk lelang pengadaan barang dan jasa harus rampung di minggu ke ketiga bulan April, sehingga proyek bisa berjalan sesuai dengan rencana.

“Saya minta 312 proyek pengadaan barang dan jasa di akhir bulan ini sudah kontrak dan tayang semua,” pintanya. (*)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *