Warga Mandalawangi Menggelar Ruatan Gunung Pulosari

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Agar terhindar dari bencana gunung pulosari, ratusan masyarakat dari Kecamatan Mandalawangi yang bermukim di kaki gunung Pulosari menggelar ruatan, tepatnya di Lapangan Tamansari Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi. Rabu (2/1).

Ruatan Gunung tersebut dilakukan seiring terjadinya fenomena longsor di kawasan gunung Pulosari pada waktu lalu atau tepatnya disekitaran curug putri. Dalam acara ruatan tersebut masyarakat berdoa bersama kepada masyarakat agar terhindar dari bencana gunung Pulosari, yang belakangan ini sering terjadi bencana longsor dan kekeringan, doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Kiai haji Abuya Muhtadi Pengasuh Pondok pesantren Cidahu Pandeglang.

Ketua pelaksana ruatan gunung Pulosari, Suma Wijaya menuturkan bahwa digelarnya istighosah akbar atau ruatan gunung ini untuk berdoa bersama masyarakat yang bermukim serta bekerja di hutan agar terhindar dari bencana gunung Pulosari.

“Istighosah akbar atau ruatan gunung ini bertujuan untuk meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa, serta minta keselamatan dari bencana alam gunung Pulosari, karena belakangan ini banyak bencana yang terjadi di gunung,” Ungkap Suman saat ditemui usai acara ruatan dilakukan.

Dilokasi yang sama Camat Mandalawangi, E Yuswoto menturkan, setidaknya ada empat desa yang ada di kecamatan Mandalawangi, yang sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan hutan gunung pulosari dan hampir 50 persennya masyarakatnya bergantung pada hasil alam di hutan gunung Pulosari.

“Semoga dengan ruatan atau istighosah gunung Pulosari ini, masyarakat yang ada di sekitaran kaki gunung Pulosari terhindar dari bencana alam,” ujarnya.

Yuswoto juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang bermukim di sekitaran gunung untuk terus menjaga kelestarian alam, sehingga penomena atau bencana dapat terhindar.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat desa yang berbatasan langsung dengan gunung untuk terus menjaga kelestarian alam agar terhindar dari bencana alam yang diakibatkan oleh kerusakan hutan,” imbaunya. (Gatot)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *