Wartawan Lebak Bantu Donor Darah untuk Penderita Thalashemia

KESEHATAN KOMUNITAS LEBAK

LEBAK – Thalasemia bukanlah penyakit menular, tapi penyakit kelainan darah yang diturunkan dari kedua orang tuanya, karena ada cacat gen hemoglobin darah mereka yang menyebabkan sumsum tulang penderita ini tidak bisa memproduksi darah merah dengan baik untuk mencukupi kebutuhannya.

Thalasemia disebut-sebut sebagai penyakit darah yang mematikan. Pasalnya, hingga kini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini, hanya dengan cara mentransfusi darah kepada pasien sajalah yang bisa membantu untuk bertahan hidup.

Kali ini, kepedulian terhadap sesama itu ditunjukan oleh sejumlah wartawan di Kabupaten Lebak, yakni dengan mendonorkan darahnya bagi pasien yang mengidap Thalashemia atau kelainan darah ini.

Kiki, Ketua Relawan Sehati, Kabupaten Lebak, mengatakan, saat ini lembaganya tengah fokus membantu pasien thalashemia yang sedang dirawat di RSUD Adjidarmo.

“Penyakit thalashemia atau kelainan darah karena faktor genetik tidak dapat disembuhkan dengan obat apapun, kecuali hanya bantuan transfusi darah yang wajib dilakukan setiap sebulan sekali untuk penyambung kesehatan hidup pasien dan kekuatan tubuh di saat menurun stamina daya tahan tubuh yang menyebabkan turunya trombosit akibat beraktifitas,” kata Kiki kepada wartawan, Selasa (3/7/2018)

Kiki mengatakan, untuk sementara ini dari kalangan wartawan di Kabupaten Lebak sudah ada beberapa orang yang sukarela mendonorkan darahnya.

“Saya berharap ada lagi pihak lain yang mau mendonorkan darahnya bagi pasien tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Sandi, salah satu wartawan Media Online yang ikut mendonasikan darahnya mengaku bahwa profesi wartawan mensyaratkan sikap empati dan peduli terhadap permasalahan masyarakat.

“Pasien miskin penderita Thalashemia ini butuh pertolongan,” ucapnya.

Sementara Nedi, orang tua dari salah satu pasien Talashemia yang bernama Alika, merasa sangat bersyukur atas bantuan Donor Darah yang dilakukan para wartawan di Lebak.

“Saya sangat berterima kasih kepada wartawan Lebak yang telah rela mendonorkan darahnya kepada anak saya (Alika), mudah-mudahan dengan mendonorkan darahnya bisa membantu anak saya,” ujar Nedi. (*/Sandi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *