www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten
HUT-RI__Berkarya_Al-khairiyah_Muhib

Wow, Penghasilan Pengemis di Cilegon Capai Rp12 Juta Per Bulan

0
HUT RI__Embay_yadi_Hipmi

CILEGON – Sri Handayani (30) seorang pengemis yang mengaku warga Ciruas, Kabupaten Serang ini menjadikan pengemis sebagai sebuah pekerjaan utamanya. Dari hasil mengemis, dia mendapatkan uang hingga ratusan ribu perhari.

Sri Handayani yang sering mangkal di pusat perbelanjaan yang ada di Kota Cilegon ini ketika mengemis selalu membawa dua anaknya yang masih balita, hal tersebut dilakukanya untuk memberikan rasa iba bagi para pemberi.

Saat ditemui Fakta Banten usai tejaring razia oleh Dinas Sosial Sri Handayani mengakui kalau pendapatan mengemis dalam sehari mengantongi Rp. 400 ribu.

HUT RI_BPS_Dynasty_PCNU

“Ya kang penghasilan saya mengemis dalam sehari sebesar Rp. 400 ribu dan uang itu saya bisa menyewa rumah di daerah Serdang sebagian di tabung,” akunya, Jum’at (2/8).

Diketahui, jika dikalkulasikan, dalam satu bulan, penghasilan Sri dari mengemis bisa mencapai Rp12 juta. Fantastis bukan.

HUT_LMP_MDC__IED_LMP
HUT RI_Nasdem_SMKN_Samangraya

Sri mengaku awal mengemis tertarik akan ajakan temannya sesama pengemis yang memperoleh hasil yang lumayan besar dan dari itu Ia mengikuti ajakan temannya mengemis hingga saat ini.

“Awalnya temen mengajak saya, katanya enakan jadi pengemis hasilnya besar dan dari situlah saya tergiur jadi pengemis sampai sekarang,” sambungnya.

Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Tuna Sosial pada Dinas Sosial Kota Cilegon Hidayatullah membenarkan, dari hasil razia yang dilakukan bersama dengan Dinas Polisi Pamong Praja(Dispol PP) mendapat seorang pengemis yang penghasilanya sangat fantastis Rp. 400 ribu perhari.

“Ya, setelah kami menanyakan satu persatu pengemis yang terjaring, kami tertegun dengan cerita Bu Sri yang mengaku penghasilan sangat besar perharinya, dan setelah satu persatu cerita kami langsung mendatanya dan membuat perjanjian agar tidak mengemis lagi di wilayah Kota Cilegon dan jika terjaring lagi kami tidak segan untuk membawanya ke tempat pembinaan di Pasar Rebo Jakarta,” katanya

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan kepada para pengemis dan saya menyarankan agar memberikan sumbangan ke Masjid atau Anak yatim di sekitar rumah karena itu lebih bermanfaat,” pungkasnya. (*/)

HUT RI_CAMAT_CCSR_Karang Taruna

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

error: www.faktabanten.co.id