WWF Gencarkan Pemantapan Program SLA di Ujung Kulon

PANDEGLANG

PANDEGLANG – Mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan, World Wide Found for Nature (WWF) site Ujung Kulon semakin menggencarkan pemantapan program Sustainable Livelihood Assessment (SLA) seperti yang dilakukan di Desa Ujungjaya Kecamatan Sumur yang menjadi salah satu kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Pemantapan program tersebut juga sekaligus silaturahmi WWF Indonesia kepada masyarakat dan aparatur di wilayah tersebut.

“Kegiatan silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk mendengarkan paparan-paparan tentang program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh WWF Ujung Kulon terutama di bidang usaha baik ekowisata ataupun yang lainnya yang ada di Ujung Kulon,” ujar Rendra, salah satu staf WWF kepada faktabanten.co.id, Rabu (6/6/2018).

Selain itu, kunjungan WWF ke Ujungjaya juga sebagai langkah tindak lanjut hasil pertemuan dan workshop beberapa bulan lalu bersama masyarakat, Pemda Pandeglang, BTNUK dan Kementerian Pemberdayaan Desa.

“Selain tujuan dari silaturahmi ini kami juga menindak lanjuti hasil kegiatan merumuskan ram aspirasi masyarakat yaitu SLA yang beberapa bulan lalu,” jelasnya.

“Masyarakat Ujungjaya dengan WWF Ujung Kulon membuat perencanaan pembangunan masyarakat berdasarkan bukti yang ada, mudah-mudahan yang dimiliki oleh masyarakat bagian dari perencanaan dari yng sudah di susun banyak itu kira-kira kedepan menjadi realisis,” imbuhnya.

Selain itu menurut Rendra Ujungjaya dipilih sebagai prioritas oleh Kementerian Pemberdayaan Desa untuk program ini.

“Hasilnya ini kita yang prioritasi untuk di workshop kan di kabupaten kemudian ada sifat yang luarbiasa dari kementrian sehingga ini dianggap menjadi prioritas kemudian bagaimana membentuk aksi kolaborasi dari kelembagaan kementrian untuk mendukung program perencanaan untuk desa penyangga Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dan diharuskan untuk desa ujungjaya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ujungjaya, Sardan mengapresiasi upaya yang dilakukan WWF guna melakukan upaya pemberdayaan di wilayahnya.

Sebagai otoritas di Desa Ujungjaya, pihaknya akan mendukung dan membantu memfasilitasi berjalannya program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi terhadap WWF Ujung Kulon, dan terima kasih atas kegiatan yang direncanakan ini tiada lain saya untuk mendoakan serta mendukung atas kegiatan-kegiatan SLA yang dilaksanakan di Desa Ujungjaya,” ujarnya. (*/ASEP-UK)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *